Daerah, Batuahnews.id– Berdasarkan informasi yang terhimpun, sejumlah lokasi banjir di Kota Padang, Sumatera Barat yang dilanda banjir dengan ketinggian antara 1, sampai 1,5 meter lebih merendam perumahan, infrastruktur, tempat ibadah dan prasana pendidikan.
Belum ada data laporan saat ini berapa jumlah yang terendam. Pemerintah Kota Padang masih fokus melakukan evakuasi warga yang terjebak sehingga belum menghitung dampak yang ditimbulkan.
“Fokus kita saat ini masih penyelamatan dan mengevakuasi warga terjebak. Secara akurat data belum ada, masih ditampung, akan dipastikan di BPBD Padang, mungkin sebentar lagi bisa kita pastikan dimana dan beberapa titik yang terdampak,” keterangan Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar di akun resmi Instagramnya saat meninjau korban banjir di Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung malam ini.
Diungkapkannya bahwa kawasan banjir terparah di Kecamatan Lubuk Begalung. Dirinya menyebut pihaknya belum menerima laporan adanya korban jiwa akibat banjir ini.
“Mudah – mudahan semua bisa kita atasi, sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa yang kita terima. Kami terus monitor semuanya, jajaran Pemko Polresta, Marinir, sudah di lapangan semua,” sambungnya.
Mahasiswa Bung Hatta Padang, asal Kabupaten Mukomuko Depra (19) mengungkapkan bahwa banjir di daerah tempat tinggalnya di Siteba Kecamatan Nanggalo air semakin naik.
“Hujan lebat masih terjadi bang. Bantaran sungai sebelah kontrakan air semakin naik, kami disini masih tetap siaga menyelamatkan barang – barang berharga, komplek sebelah motor banyak yang terendam,” beber Depra ketika dikonfirmasi.
Red

















