Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Harga Bahan Pokok di Mukomuko Masih Stabil, Jelang Ramadan Belum Ada Lonjakan

Daerah, Batuah-news.id – Menjelang bulan suci Ramadan, harga bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Mukomuko masih berada dalam kondisi stabil.

Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop-UKM) setempat, belum ditemukan lonjakan harga yang signifikan di lapangan.

Kabupaten Mukomuko saat ini memiliki 38 pasar aktif, yang terdiri dari 17 pasar rakyat dan 21 pasar desa. Setiap pasar menjadi penopang utama roda perekonomian masyarakat setempat, terlebih menjelang momen Ramadan yang biasanya diiringi peningkatan aktivitas jual beli.

Dari hasil pantauan petugas Disperindagkop-UKM, harga beras berbagai merek masih terpantau stabil.

Beras Cap Sekar Kencana dan Beras Cap AAN dijual di kisaran Rp15.000 hingga Rp16.250 per kilogram, sementara Beras Cap Kembang Kol dan Cap Manggis berada di angka Rp16.000 hingga Rp19.000 per kilogram.

Untuk komoditas gula pasir curah, harga rata-rata masih di level Rp19.000 per kilogram.

Kemudian minyak goreng kemasan premium dijual Rp22.000 per liter, dan minyak goreng merek Minyakita berada di harga Rp18.000 per liter.

Sementara itu, tepung terigu curah dijual Rp12.000 per kilogram, dan tepung kemasan merek Segitiga Biru berkisar Rp15.000 per kilogram.

Harga daging ayam broiler di pasar tersebut berkisar antara Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram, sedangkan telur ayam broiler berada di kisaran Rp53.000 hingga Rp55.000 per karpet.

Untuk bumbu dapur seperti cabai merah besar dan cabai rawit, harga juga masih relatif stabil. Cabai merah besar dijual Rp45.000 per kilogram, dan cabai rawit merah sekitar Rp65.000 per kilogram.

Sementara bawang merah terpantau Rp35.000 per kilogram, dan bawang putih mencapai Rp37.000 per kilogram.
Selain itu, bahan pangan lain seperti tempe dan tahu juga tidak mengalami kenaikan.

Tempe dijual Rp10.000 per potong, sementara tahu Rp1.250 per buah. Adapun sayuran segar seperti tomat dan ketimun masih di kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop-UKM Kabupaten Mukomuko, Hutri Wahyudi, mengatakan bahwa kondisi harga di lapangan masih terkendali dan belum menunjukkan tren kenaikan yang berarti.

“Dari hasil pemantauan kami di beberapa pasar, termasuk Pasar Pulai Payung, harga bahan pokok masih tergolong stabil. Belum ada lonjakan yang signifikan. Namun, kami tetap melakukan pengawasan agar harga tidak berfluktuasi terlalu tajam menjelang Ramadan,” ujar Hutri Wahyudi.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa sekitar sepuluh hari menjelang Ramadan biasanya akan terjadi fluktuasi harga, baik kenaikan maupun penurunan, bergantung pada permintaan dan pasokan dari distributor.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah strategis seperti operasi pasar khusus dan pemantauan rutin terhadap harga dan stok barang di setiap pasar.

“Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi jika nanti harga mulai bergerak naik. Operasi pasar dan pemantauan langsung di lapangan akan terus kami lakukan agar masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” tutup Hutri Wahyudi.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *