Daerah, Batuahnews.id – Tanggul penahan air dan erosi Benteng Anna di Pantai Indah, Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko banyak runtuh akibat diterjang air Sungai Selagan.
Diketahui proyek tanggul penahan erosi penanggulangan banjir di Sungai Selagan ini milik Balai Wilayah Sungai Sumatera VII (BWSS) Provinsi Bengkulu, dikerjakan pada tahun 2021 lalu oleh PT Roda Teknindo Purajaya Bengkulu sebagai pemenang tender.
Adapun pembangunan proyek tersebut sebesar Rp 30,7 Milyar dari pagu dana saat dileleng sebesar 36 Milyar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Banyaknya batu dan pondasi yang runtuh akibat air sungai Selagan ini, tidak menutup kemungkinan akan berdampak juga kepada Benteng Anna dan permukiman Pantai Indah Mukomuko.
Pasalnya selain batu, balok kubus penahan air itu sudah banyak yang terjun ke sungai Selagan. Diakibatkan kencangnya arus sungai Segalan Mukomuko saat hujan beberapa waktu lalu.
Ikwan Macri (24) Warga Pantai Indah, mengungkapkan kekecewaaannya terhadap tanggul dibelakang rumahnya banyak yang jatuh kesungai diterjang oleh air sungai Selagan.
“Hal ini harus segera diatasi dan tanggulangi dikarenakan tanah yang berpasir, supya tidak melebar kerumah warga setempat. Rumah kami yang dekat pinggiran sungai, peoyek yang sudah dibangun tidak bisa menahannya kami berharap secepatnya ada tindakan,” kata Ikwan.
Dilanjutkan Ikwan, pengerjaan proyek tanggul ini diduga tidak sesuai dengan speksifikasinya. Dikarenakan baru 3 tahun batu dan kubusnya sudah banyak yang berjatuhan dan hilang di sungai.
“Baru tiga tahun, batu dan kubusnya sudah banyak yang jatuh disungai. Saya rasa diduga banyak permainannya. Kami berharap kepada Pemkab Mukomuko agar cepat bersurat kepada BWSS VII Bengkulu agar cepat permasalahan ini segera tuntas, besok rumah kami terancam terjun kesungai,” sampainya
Red

















