Daerah, Batuahnews.id – Kemunculan buaya di Sungai Selagan tepatnya di Desa Tanah Harapan, Kabupaten Mukomuko, terus mengancam keselamatan warga sekitar.
Dimana bulan lalu, sudah 2 korban warga Desa Tanah Harapan dimangsa oleh buaya tersebut.
Untuk itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) membentuk tim khusus dalam upaya mempersiapkan pemasangan perangkap buaya.
Adapun, BKSDA akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mukomuko untuk mempersiapkan pemasangan perangkap tersebut.
Dari hasil pembahasan BKSDA dan DLH, memutuskan jadwal pemasangan perangkap akan dilaksanakan pada Senin atau Selasa, 4 Juni 2024 minggu depan.
Kepala BKSDA Bengkulu, Hifzon Zawahiri, SE, MM melalui Kepala Resor BKSDA Kabupaten Mukomuko, Damin mengatakan bahwasanya untuk pemasangan perangkap ini, pihaknya akan bekerja sama juga dengan beberapa pihak. Diantaranya Kepala Desa, Camat, masyarakat, TNI, Polri dan pihak terkait lainnya.
“Semua nanti dilibatkan. Dan sekarang kami sedang bentuk tim sembari menunggu syarat lainnya,” katanya.
Kemudian, untuk bentuk perangkap buaya ini nantinya berupa kerangkeng dengan bahan besi, dan untuk jumlah perangkap tersebut disiapkan 2 kerangkeng.
Dimana juga, sebelum pemasangan perangkap ini, pihak mereka akan turun ke lapangan untuk mengecek titik atau lokasi yang akan dijadikan tempat pemasangan perangkap.
“Nanti akan kita cek dulu titik lokasi yang akan dipasang perangkap. Termasuk juga teknis pemasangan perangkap, apakah di dalam Sungai atau di pinggir sungai. Semuanya akan ditentukan setelah kita melihat ke lapangan,” ujarnya.
Kemudian, agar Buaya tersebut mudah masuk dalam perangkap, pihak mereka akan memberikan umpan berupa itik.
Dimana, itik sangat disenangi Buaya baik itu jenis betina maupun jenis jantan.
“Meski sudah direncanakan umpannya nanti itik. Bisa saja nanti dibantu dengan umpan lainnya. Mudah-mudahan saja upaya yang akan kita lakukan hisa membuahkan hasil,” harapnya.
Dilanjutkan oleh Kepala DLH Kabupaten Mukomuko, Budiyanto, S.Hut, M.IKom. Mengatakan untuk perencanaan pemasangan perangkap Buaya ini nantinya akan dilaksanakan oleh BKSDA.
“Kita berharap pemasangan perangkap inj nanti membuahkan hasil. Sehingga bisa mengurangi populasi Buaya di Sungai Selagan,” harapnya.
Andika Dwi Pradipta

















