Daerah, Batuahnews.id – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko menargetkan pembangunan Jalan Usahan Tani (JUT) di tujuh titik akan selesai bulan September 2024 ini.
Sub Koordinator Saprodi, Alsintan, dan Pembiayaan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Dodi Hardiansyah mengatakan bahwasanya untuk pembangunan JUT tersebut sudah mencapai 80 persen.
“Sesuai dengan kontrak awal pekerjaan ini pada tanggal 12 Juni hingga tanggal 30 September 2024, tentu dengan habisnya kontrak nanti pekerjaan sudah 100 persen selesai,” katanya.
Dijelaskan Dodi, sebelumnya Pemkab Mukomuko melalui Dinas Pertanian mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 900 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Anggaran Rp 900 juta tersebut diperuntukan untuk membangun tujuh ruas jalan usaha tani,” jelasnya.
Adapun kegiatan pembangunan di tujuh titik tersebut dilakukan secara swakelola oleh tujuh kelompok tani.
“Untuk secara teknis, pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan usaha tani diserahkan kepada kelompok tani, dan mereka mengerjakan pembangunannya secara swakelola,” ujarnya.
Walaupun begitu, pihaknya tetap selalu mengawasi atau mendampingi kelompok tani tersebut dalam melakukan pekerjaan JUT tersebut.
Adapun tujuh titik jalan usaha tani tersebut tersebar di Desa Tanjung Alai, Desa Ranah Karya, Desa Lubuk Pinang, Desa Lubuk Bangko, Desa Sungai Ipuh I, Desa Sungai Gading, dan Desa Sumber Makmur. Untuk pembangunan tujuh titik jalan usaha tani tersebut lokasinya berada dekat dengan areal persawahan.
“Adapun pembangunan jalan usaha tani di tujuh titik itu tidak lain untuk sebagai mana untuk mempermudah petani mengangkut hasil panen padi dari sawah mereka,” pungkasnya.
Andika Dwi Pradipta

















