Daerah, Batuahnews.id – Sejumlah warga di Kabupaten Mukomuko mengalami kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram. Bahkan kondisi ini juga dirasakan oleh beberapa pangkalan yang ada didaerah ini.
Perlu diketahui kelangkaan gas melon ini bukanlah peristiwa baru, dimana dari tahun ke tahun, masalah ini terus berulang tanpa menemukan titik terang.
Seperti yang diakui Pendi, salah satu warga di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Ipuh, dirinya sudah beberapa hari kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut.
“Saya juga sempat menanyakan ke beberapa penjual, dimana penjual mengaku tidak memiliki stok barang tersebut,” kata Pendi.
Adapun salah satu wilayah yang mengalami kesulitan gas elpiji yaitu, Dapil lll yang mencakupi, Kecamatan Air Rami, Kecamatan Malin Deman, Kecamatan Ipuh dan Kecamatan Pondok Suguh.
Terpisah, salah satu pangkalan di Kecamatan Malin Deman, Herdiki Saputra mengatakan adanya perbedaan masuknya jumlah gas LPG 3 kilogram ini.
Dimana pada bulan lalu yang diterima sebanyak 110 tabung, sedangkan bulan ini hanya diterima sebanyak 70 tabung.
“Jumat lalu gas masuk di pangkalan, akan tetapi kuota yang diterima lebih sedikit dibandingkan bulan seblumnya, bahkan jumlah kuota yang diterima bulan lalu berjumlah 110 tabung sedangkan bulan ini masuk hanya 70 tabung”ungkapnya.
Lanjut Herdiki, ia berharap kepada dinas terkait lebih tepatnya Disperindagkop bisa menyesuaikan dengan apa yang dijanjikan sebelum bulan Ramadhan.
Dikarenakan sebelumya, pasa awal bulan Ramadhan lalu, Disperindagkop Mukomuko memastikan bahwa stok gas elpiji selama bulan suci Ramadhan aman.
“Kami minta juga kepada dinas terkait untuk bisa mengonfirmasikan ke pihak agen yang ada di Kabupaten Mukomuko terkait penambahan kuota yang diberikan oleh dinas ESDM Provinsi,” pungkasnya.
Andika Dwi Pradipta

















