Daerah, Batuah-news.id – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Mukomuko mencatat, pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai menunjukkan perkembangan.
Dari total 148 desa dan 3 kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan, baru tiga desa yang telah lebih dulu mengoperasikan kegiatan usahanya.
Ketiga desa tersebut yakni Desa Pulau Payung di Kecamatan Ipuh, Desa Kota Praja di Kecamatan Air Manjuto, serta Desa Lubuk Gedang di Kecamatan Lubuk Pinang.
Meski telah berjalan, aktivitas koperasi di tiga wilayah ini masih memanfaatkan fasilitas balai desa setempat.
Sementara itu, dari keseluruhan 150 desa dan kelurahan di Kabupaten Mukomuko, sebanyak 137 titik tercatat tengah dalam tahap pembangunan sarana KDMP. Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya telah rampung sepenuhnya.
Kepala Disperindagkop dan UKM Mukomuko, Syafriadi, menjelaskan bahwa desa-desa yang sudah menjalankan usaha koperasi tersebut memang belum menempati gedung khusus karena pembangunan masih berlangsung.
“Tiga desa ini sudah mulai menjalankan usaha KDMP, namun sementara masih menggunakan balai desa. Jika pembangunan gedungnya selesai dan sudah diserahterimakan, operasional akan dipindahkan ke lokasi yang baru,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketiga desa tersebut saat ini dijadikan sebagai contoh awal dalam pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih di daerah itu.
Pemerintah daerah berharap langkah tersebut dapat menjadi pemicu bagi desa dan kelurahan lain untuk ikut mengembangkan program serupa.
“Untuk saat ini kami masih memantau perkembangan usaha yang dijalankan. Harapannya, ke depan desa dan kelurahan lain di Mukomuko bisa segera mengikuti,”ungkapnya.
Andika Dwi Pradipta

















