Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Program MBG di Mukomuko Sudah Jangkau 20 Ribu Jiwa, DPRD Dorong Perluasan Layanan

Daerah, Batuah-news.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mukomuko yang telah berjalan selama satu tahun mulai menunjukkan perkembangan.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 20.094 jiwa telah menerima manfaat dari program tersebut.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Mukomuko menilai cakupan penerima manfaat masih perlu diperluas agar program peningkatan gizi ini dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat di berbagai wilayah.

Program MBG sendiri difokuskan untuk membantu kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih dalam pemenuhan gizi. Kelompok tersebut meliputi pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Berdasarkan data pelaksanaan program, penerima manfaat terbagi dalam beberapa kategori. Untuk kelompok pelajar tercatat sebanyak 16.561 orang, kemudian ibu hamil sebanyak 239 orang, ibu menyusui 629 orang, serta balita sebanyak 1.767 anak.

Dalam pelaksanaannya, program ini didukung oleh tujuh unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Mukomuko.

Lokasi dapur MBG tersebut berada di dua titik di wilayah Kota Mukomuko, kemudian masing-masing satu titik di Desa Terang Jaya, Kecamatan Penarik, Kecamatan XIV Koto, Kecamatan Air Manjunto, dan Kecamatan Pondok Suguh.

Pemerintah daerah berencana menambah jumlah dapur MBG agar distribusi makanan bergizi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah yang belum terlayani secara maksimal.

Wakil Ketua I DPRD Mukomuko, Wisnu Hadi, mengatakan pihaknya mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperluas cakupan program tersebut karena dinilai sangat penting dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat bermanfaat, terutama bagi pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kami di DPRD tentu mendukung agar cakupan program ini bisa terus diperluas sehingga lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar Wisnu Hadi.

Ia juga berharap pemerintah daerah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan agar distribusi makanan bergizi dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Ke depan kita berharap jumlah dapur MBG bisa ditambah di kecamatan lain, sehingga pelayanan semakin merata dan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam mendapatkan asupan gizi yang baik,” tutupnya.

Andika Dwi Pradipta/Adv

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *