Dilanjutkan Apriansyah, menuturkan bahwa ada beberap pendanaan yang bersumber dari pusat, yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Intruksi Presiden (Inpres) APBN Murni, dan Dana Bagi Hasil (DBH) dari beberapa sektor. Kemudian beberapa OPD pejabat yang hadir pada rakor ituc sudah menerima informasi penting mengenai usulan Pemkab tahun 2024 dan 2025 dari kementerian terkait.

“Yang menghandle kemarin untuk usulan kita tahun 2024 itu pemantapan dan tahun 2025 bagaimana kita mendapatkan alokasi yang lebih banyak. Kalo kita kesana itu menguntungkan sekali untuk Mukomuko, kalau kita tidak kesana hanya duduk aja di Mukomuko, saya rasa kapan orang kementerian itu kenal dengan kita,” ungkapnya.
Masih disampaikannya, bahwa pihaknya mengusulkan tiga usulan pada tahun 2025 mendatang. Usulan tersebut bidang jalan, bidang irigasi, dan bidang sanitasi lingkungan dan air bersih.
“Ini kita coba dobrak untuk tahun 2025. Habis lebaran kita kembali diundang di kementerian PUPR,” ucapnya.
“PUPR ini sebenarnya sudah ada beberapa skema yang pertama ada skema DAK, ada yang pertama DAK regulernya itu memang sudah jelas kita mengajukan usulan – usulan prioritas jalan. Kemudian ada lagi tematik itu kita akan mendapatkan alokasi anggaran, berdasarkan tematik yang masuk dalam lokasi prioritas. Misalnya Bappenas membuka lokpri pertanian, pupr ada disana, ada jalannya irigasinya dan juga lagi lokpri pariwisata pupr juga ada disana,” demikian Apriansyah.
Ibnu Afdaldi/Adv

















