Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Pelantikan Kajari Mukomuko, Kajati Bengkulu Tekankan Integritas dan Akselerasi Penanganan Perkara

Nasional, Batuah-news.id – Pergantian pucuk pimpinan di Kejaksaan Negeri Mukomuko resmi dilakukan dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Kamis (26/03/2026).

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, memimpin langsung prosesi pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, sekaligus serah terima jabatan dari pejabat sebelumnya, Yustina, kepada Idham Kholid.

Momentum ini dinilai lebih dari sekadar rotasi jabatan biasa. Pergeseran kepemimpinan tersebut dipandang sebagai bagian dari strategi kelembagaan untuk memperkuat kualitas penegakan hukum di daerah, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.

Dalam arahannya, Kajati Bengkulu menyoroti tantangan penegakan hukum yang kian kompleks.

Ia menegaskan, seorang pemimpin di lingkungan kejaksaan tidak hanya dituntut memahami aspek hukum secara mendalam, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola organisasi secara efektif di tengah perubahan zaman.

Menurut Victor, pergantian ini juga menjadi langkah penyegaran agar roda organisasi tetap dinamis dan tidak terjebak pada pola kerja yang stagnan.

Ia menaruh harapan besar kepada Idham Kholid untuk mampu menjaga kehormatan institusi serta meningkatkan kinerja Kejari Mukomuko.

Penegasan turut disampaikan terkait pentingnya memegang teguh nilai-nilai Trapsila Adhyaksa sebagai landasan dalam menjalankan tugas.

Nilai tersebut dinilai menjadi pijakan utama dalam menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan dan berorientasi pada kebenaran substantif.

Selain itu, aspek pembenahan manajemen internal juga menjadi perhatian. Kejari Mukomuko di bawah kepemimpinan baru didorong untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan hukum modern, termasuk mendorong digitalisasi layanan serta keterbukaan dalam proses penanganan perkara.

Kajati Bengkulu juga meminta agar jajaran Kejari Mukomuko segera mempercepat penyelesaian perkara yang menjadi sorotan masyarakat, baik kasus pidana umum maupun tindak pidana khusus. Penanganan hukum, kata dia, harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kepemimpinan yang baru harus mampu membaca persoalan lokal dengan perspektif yang lebih luas. Penegakan hukum bukan hanya soal penindakan, tetapi bagaimana hukum itu mampu menjadi fondasi bagi pembangunan daerah,” ujar Victor.

Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Meski demikian, independensi lembaga tetap harus dijaga agar proses hukum berjalan objektif dan profesional.

Dalam kesempatan tersebut, apresiasi turut diberikan kepada Yustina atas dedikasi selama menjabat sebagai Kajari Mukomuko. Kinerja yang telah ditorehkan dinilai memberi kontribusi positif dalam memperkuat sistem penegakan hukum di wilayah tersebut.

Pergantian ini diharapkan berjalan berkesinambungan, dengan program-program yang telah berjalan tetap dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya.

Dengan latar belakang pengalaman yang dimiliki, Idham Kholid kini dihadapkan pada ekspektasi besar dari masyarakat.

Penguatan pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara serta pelayanan hukum yang lebih responsif dan humanis menjadi harapan yang mengemuka.

Pelantikan ini sekaligus membuka babak baru bagi Kejaksaan Negeri Mukomuko dalam menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya tegas secara aturan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan sosial masyarakat.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *