Daerah-, Batuahnews.id – Pelajar SMA 8 Mukomuko, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai Air Rami Desa Talang Rio Kecamatan Air Rami.
Berdasarkan informasi, korban bernama Rafki (17) asal di Desa Arga Jaya Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko.
Kapolsek Ipuh, IPTU M Yuli M, S.H, mengatakan untuk kejadian ini terjadi pada hari Kamis tgl 12 Desember 2024 sekira jam 16.40 Wib.
Dimana ditemukan 1 orang Laki-laki yang tenggelam dalam keadaan meninggal di aliran sungai Air Rami Desa Talang Rio, Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko.
“Memang benar pada jam 16.40 WIB, ditemukan pelajar SMA meninggal dunia yang diakibatkan tenggelam,” katanya.
Adapun kejadian ini berawal pada hari ini Kamis tanggal 12 Desember 2024 sekira pukul 16.00 Wib, Rafki (Korban) , bersama saudari Gia , Alya , Sugiarto dan Laesna selesai melatih pramuka di SMP 18 Mukomuko desa Talang Rio Kecamatan Air Rami.
Kemudian Rafki mengajak teman-temanya untuk mandi sungai , dan Alya juga ingin sekalian melihat orang tuanya menunggu durian yang tidak jauh dari sungai tersebut.
Setelah itu, Rafki bersama teman-teman pergi ke sungai , sesampai di sungai Laesna tidak ikut mandi dan menunggu tas dan barang-barang kawan-kawanya. Alya dan Gia berenang duluan dan sudah sampai di seberang.
Kemudian Sugiarto berenang dan di susul Rafki, kemudian Sugiarto sampai di pinggir sungai dan Laesna yang menunggu di pinggir mendengar Rafki meminta tolong , kemudian Alya yang juga mendengar suara tersebut langsung mengambil jerigen lalu berenang lagi ingin menolong Rafki namun pada saat di tengah sungai , Alya tidak melihat lagi dimana posisi Rafki tersebut.
Kemudian Sugiarto naik ke seberang sungai bersama GIA sekaligus memberitahu orang tua ALYA dengan memberitahu bahwa RAFKI tenggelam di tengah sungai , kemudian orang tua ALYA mencari pertolongan dan datang masyarakat membantu mencari.
Kurang lebih 20 menit AHMAD YANI menyelam ke dasar sungai dan menemukan RAFKI terbaring di dasar sungai , kemudian AHMAD YANI menarik ke pinggir sungai bersama masyarakat lain untuk di angkat ke pinggir sungai , dan RAFKI tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Setelah itu masyarakat membawa RAFKI menuju puskesmas air rami untuk di lakukan pertolongan dan sesampai di puskesmas RAFKI di nyatakan menggal dunia.
Andika Dwi Pradipta

















