Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Musim Panen Tiba, Petani di Kecamatan XIV Koto Keluhkan Minimnya Combine

Daerah, Batuahnews.id – Sejumlah petani sawah di Kecamatan XIV Koto mengeluh akibat kesulitan mendapatkan jasa mesin panen padi miliknya. Petani harus antri menyewa mesin panen Combine yang didatangkan dari luar daerah. Sementara puluhan hektar sawah di daerah ini telah siap dipanen.

Seperti yang diutarakan Aiswandi (37), petani muda di Lubuk Sanai, Kecamatan XIV Koto. Dirinya kesulitan mendapatkan jasa panen padi berupa mesin Combine. Padahal, padi yang dimilikinya sudah siap dipanen sejak seminggu yang lalu.

“Susah sekali mesin (Combine) sekarang. Harusnya kami sudah panen seminggu yang lalu,” katanya.

Solusi alternatif yang dapat dilakukan petani biasanya panen secara manual dengan tenaga manusia. Namun kondisi cuaca yang tak menentu seperti saat ini, petani enggan memilih panen manual yang membutuhkan cukup banyak waktu.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pertanian Mukomuko Elxandi Putra Ultria, S.TP., M.Ec., Dev. mengatakan, mesin Combine sudah disediakan pihaknya kepada sejumlah kelompok tani. Bantuan yang diberikan beberapa tahun lalu, tersebar hampir di setiap desa di wilayah tersebut.

“Itu masih di kelompok-kelompok tani. Memang ada beberapa yang kondisinya rusak. Ini harusnya bisa dipakai. Tinggal petani berhubungan dengan kelompok-kelompok yang dulu dapat bantuan,” terang Ultria.

Ia membantah, jika pihaknya telah melakukan penarikan bantuan mesin panen padi itu.

“Tidak ada kita tarik. Masih ada di kelompok,” katanya.

Namun Ultria mengakui, jenis Cimbine yang disediakan tersebut diduga tidak sesuai dengan kondisi lahan yang ada di daerah itu.

“Combine yang diberikan dulu itu memang tidak sesuai dengan kondisi lahan kita. Karena sawah di daerah kita ini relatif agak dalam. Yang dibagikan itu untuk lahan-lahan yang tidak terlalu dalam,” tambahnya.

Ultria juga menyebut pihaknya telah mengusulkan kembali bantuan mesin Combine ini ke pemerintah pusat. Usulan tersebut bahkan disampaikan sejak tahun lalu, namun belum diakomodir.

“Kebutuhan Combine itu harusnya satu berbanding 50 ha,” demikian Ultria.

(Red)

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *