Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Menindak Lanjuti Edaran dari Pemprov, Dinkes Mukomuko Salurkan Obat Cacing untuk Anak dan Ibu Hamil

Daerah, Batuahnews.id – Untuk mencegah penyebaran penyakit cacingan di wilayah Kabupaten Mukomuko, Dinas Kesehatan setempat mulai menggencarkan program pemberian obat cacing bagi anak-anak dan ibu hamil. 

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Bengkulu, menyusul munculnya kasus serupa di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Seluma.

Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, Bustam Bustomo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah pencegahan agar masyarakat, khususnya anak usia 1 hingga 12 tahun, terhindar dari infeksi cacingan.

“Kami mengimbau warga untuk selalu merebus air hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi, menggunakan jamban saat buang air besar, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Bustam menambahkan, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar, sebelum makan, dan sebelum menyiapkan makanan juga menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran telur cacing. 

Selain itu, masyarakat diimbau memakai alas kaki saat keluar rumah dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

Sebagai bagian dari program pencegahan, Dinas Kesehatan Mukomuko juga rutin melaksanakan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) dua kali dalam setahun, khusus bagi anak-anak berusia 1 hingga 12 tahun. 

Program ini dilakukan setiap enam bulan sekali untuk memastikan tidak ada kasus baru di kalangan anak sekolah maupun balita.

Tak hanya menyasar anak-anak, pemberian obat cacing juga dilakukan terhadap ibu hamil yang menunjukkan gejala anemia atau hasil pemeriksaannya menunjukkan adanya telur cacing. 

Langkah ini dilakukan agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga selama masa kehamilan.

Bustam menegaskan, upaya pencegahan ini dilakukan sejalan dengan instruksi dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. 

“Kami terus melaksanakan arahan provinsi dan berupaya memperkuat edukasi kesehatan di tingkat masyarakat,” tuturnya.

Dengan langkah terkoordinasi ini, pemerintah daerah berharap kasus cacingan tidak kembali muncul di wilayah Mukomuko maupun daerah lain di Bengkulu.

Andika Dwi Pradipta/ Adv

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *