Daerah, Batuah-news.id – Peristiwa serangan buaya kembali mengusik warga di sepanjang aliran Sungai Manjunto. Seorang pria lanjut usia dilaporkan hilang setelah diduga diterkam saat beraktivitas di sungai pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Korban diketahui bernama Arjun (65), warga Dusun Baru Pelokan, Kecamatan XIV Koto. Saat kejadian, ia tengah mencari lokan, sejenis kerang air tawar yang selama ini menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat setempat.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, insiden tersebut terjadi secara mendadak. Korban yang berada di dalam air diduga diserang buaya tanpa sempat menyelamatkan diri. Situasi itu sontak membuat warga sekitar panik setelah mengetahui kejadian tersebut.
Warga yang berada tidak jauh dari lokasi langsung berinisiatif melakukan pencarian secara manual. Mereka menyisir area sungai dengan peralatan seadanya, berharap korban dapat segera ditemukan.
Kepala Desa Dusun Baru Pelokan, Desta Saputri, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa hingga kini korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat.
“Korban atas nama Arjun, usia 65 tahun. Hingga saat ini masih dalam proses pencarian bersama tim dan warga,” kata Desta.
Upaya pencarian difokuskan di sekitar titik terakhir korban terlihat. Tim dan warga menyusuri aliran sungai dengan penuh kewaspadaan, mengingat kondisi arus yang cukup kuat serta potensi keberadaan buaya di lokasi tersebut.
Selain faktor arus, ancaman satwa liar juga menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Warga yang terlibat harus ekstra hati-hati untuk menghindari risiko serangan susulan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan Sungai Manjunto agar meningkatkan kewaspadaan. Dalam beberapa waktu terakhir, kemunculan buaya di aliran sungai tersebut disebut semakin sering terjadi dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Andika Dwi Pradipta

















