Daerah, Batuah-news.id – Upaya memperkuat layanan penanggulangan kebakaran di daerah terus menjadi perhatian.
Di Kabupaten Mukomuko, kebutuhan armada bantuan wilayah (Banwil) yang layak operasional dinilai mendesak, terutama untuk menjangkau wilayah kecamatan secara merata.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mukomuko, Juni Kurnia Diana, mengatakan bahwa idealnya setiap kecamatan memiliki setidaknya satu unit mobil Banwil yang dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan saja.
Menurut dia, keberadaan armada yang sehat dan layak menjadi faktor penting dalam mempercepat respons saat terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
“Idealnya, satu kecamatan memiliki satu unit Banwil yang benar-benar siap pakai untuk mendukung proses pemadaman,” ujarnya.
Saat ini, kata Juni, distribusi armada masih terbatas dan disesuaikan dengan keberadaan pos pemadam yang ada.
Tercatat, terdapat tiga pos aktif yang tersebar di wilayah Ipuh, Penarik, dan Lubuk Pinang.
Di posko induk sendiri, lanjutnya, tersedia dua unit kendaraan. Satu unit difungsikan sebagai armada utama untuk wilayah Mukomuko, sementara satu unit lainnya disiagakan sebagai cadangan yang dapat digerakkan untuk membantu pos lain apabila dibutuhkan.
“Di posko induk ada dua unit. Satu untuk operasional wilayah Mukomuko, dan satu lagi sebagai cadangan yang bisa diperbantukan ke pos lain saat terjadi kebutuhan mendesak,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa peran pemadam kebakaran saat ini tidak lagi terbatas pada penanganan kebakaran semata. Tugas mereka telah berkembang mencakup berbagai operasi penyelamatan di tengah masyarakat.
Mulai dari evakuasi orang hilang, penanganan ancaman hewan berbahaya, hingga berbagai kondisi darurat lainnya, seluruhnya kini menjadi bagian dari tanggung jawab Pemadam Kebakaran.
“Perlu dipahami, tugas kami bukan hanya memadamkan api. Ketika ada kejadian seperti orang hilang, ancaman binatang buas, atau persoalan darurat lainnya di masyarakat, itu juga menjadi bagian dari tanggung jawab kami. Artinya, cakupan tugas PBK saat ini semakin luas,” kata Juni.
Ia berharap, ke depan dukungan terhadap sarana dan prasarana pemadam kebakaran dapat terus ditingkatkan, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih optimal.
“Dengan dukungan armada yang memadai dan kondisi yang prima, kami optimistis pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan maksimal,” tutupnya.
Andika Dwi Pradipta

















