Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Keluhkan Sakit Perut Berujung Meninggal, Polisi Lakukan Penyelidikan

Daerah, Batuahnews.id – Jajaran Satreskrim Polres Mukomuko melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) terkait meninggalnya seorang perempuan berinisial W (35) di Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pemeriksaan dilakukan setelah adanya laporan dari saksi yang pertama kali menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di rumah kontrakannya.

Peristiwa ini bermula pada Minggu malam (16/11), ketika korban mengirimkan pesan suara kepada seorang rekannya, yang kemudian menjadi saksi utama dalam kasus ini. Dalam pesan singkat melalui WhatsApp tersebut, korban menyampaikan keluhan dan meminta agar saksi segera datang.

Menanggapi pesan itu, saksi berangkat dari Pondok Pesantren Tibil Qulub di SP 3 Desa Selagan Jaya pada Senin dini hari pukul 04.20 WIB, lalu tiba di rumah kontrakan korban sekitar pukul 04.50 WIB. Sesampainya di lokasi, korban membuka pintu dengan kondisi memegangi bagian perut sebelah kiri.

Menurut keterangan saksi, korban mengaku merasakan sakit hebat setiap menarik napas. Melihat kondisi tersebut, saksi mencoba memberikan pertolongan secara alternatif. Korban kemudian memilih beristirahat, sementara saksi menunggu di ruang tamu.

Namun sekitar pukul 05.20 WIB, saat saksi berusaha membangunkan, korban tidak lagi memberikan respons. Ia kemudian meminta bantuan tetangga yang tinggal di bagian belakang kontrakan serta menghubungi paman korban, Mulyadi, yang berdomisili di Desa Tanah Rekah. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan meninggal sekitar pukul 05.15 WIB.

Kasat Reskrim Polres Mukomuko, IPTU Novaldy Dewanda Baskara, S.Tr.K., M.H, membenarkan bahwa pihaknya telah turun langsung melakukan pengecekan di lokasi.

“Pemeriksaan TKP dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal. Kami mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian sesuai prosedur,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa polisi tetap menyiapkan langkah-langkah lanjutan apabila diperlukan.

“Kami menghormati sikap keluarga yang menandatangani surat penolakan visum maupun autopsi. Namun penyelidikan tetap berjalan untuk memastikan tidak ada unsur lain yang terlewat,” ungkap IPTU Novaldy.

Hingga saat ini, keluarga korban telah membawa jenazah untuk proses pemakaman. Polisi masih menunggu perkembangan berikutnya sembari menuntaskan pendalaman keterangan dari sejumlah pihak terkait.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *