Daerah, Batuahnews.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Lintas Barat Bengkulu, tepatnya di Desa Air Rami, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, pada Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 10.20 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan mobil boks Mitsubishi Canter bernomor polisi BD 8587 AW dan sepeda motor Honda GL Pro dengan nomor polisi BD 5406 PF.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, sepeda motor Honda GL Pro yang dikendarai RP (20), warga Desa Tirta Kencana, Kecamatan Air Rami, melaju dari arah Air Rami menuju Ipuh.
Saat tiba di persimpangan jalan, datang mobil boks Mitsubishi Canter yang dikemudikan NS (23), warga Desa Niur, Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, dari arah Mukomuko menuju Bengkulu dengan kecepatan cukup tinggi.
Diduga karena laju kendaraan yang tidak terkendali, mobil boks tersebut melebar ke jalur kanan hingga bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai RP. Benturan keras pun tak terhindarkan.
Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor RP mengalami luka parah di bagian pinggang kanan yang hancur, betis kanan sobek, kaki kanan patah, serta mengeluarkan darah dari telinga kiri hingga akhirnya meninggal dunia.
Sementara penumpangnya, DS (17), warga SP 3 Cinta Asih (Agro), mengalami luka berat yaitu patah tulang di lengan kanan, luka lecet di kedua kaki dan pipi kiri, serta mengeluarkan darah dari hidung.
Kerugian materi akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp4 juta.
Kapolsek Ipuh, IPTU Hengky Hermansyah, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara mobil boks dan sepeda motor di wilayah hukum Polsek Ipuh. Satu korban meninggal dunia di tempat, sementara satu lainnya mengalami luka berat dan sudah kami evakuasi untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar IPTU Hengky Hermansyah.
Lebih lanjut, IPTU Hengky menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Namun, dari keterangan awal, diduga pengemudi mobil boks kurang berhati-hati dan melebar ke jalur kanan,” pungkasnya.
Andika Dwi Pradipta

















