Daerah, Batuah-news.id – Suasana duka menyelimuti Desa Pondok Panjang, Kecamatan V Koto setelah seorang anak berusia sekitar 3 tahun bernama Fazian Nugraha dilaporkan hilang dan kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Sabtu pagi (4/4/2026).
Peristiwa bermula pada Jumat malam sekitar pukul 23.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, Fazian sebelumnya diketahui berada di sebuah acara hajatan bersama ibunya.
Dalam keramaian acara tersebut, sang anak diduga terlepas dari pengawasan dan tidak lagi terlihat di sekitar lokasi.
Warga yang menyadari kejadian itu segera melakukan pencarian di area sekitar rumah tempat berlangsungnya hajatan.
Di bagian belakang lokasi acara terdapat saluran irigasi yang kemudian menjadi titik perhatian utama dalam upaya pencarian.
Proses pencarian berlangsung hingga dini hari dengan melibatkan warga, aparat desa.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 WIB, ketika tubuh korban ditemukan di dalam saluran irigasi dengan jarak kurang lebih dua kilometer dari lokasi awal ia dinyatakan hilang.
Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri harapan keluarga dan warga yang sejak malam sebelumnya terus melakukan pencarian. Korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Kepala Desa Pondok Panjang Abdul Karim menyampaikan rasa duka mendalam atas kejadian tersebut. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah turut membantu proses pencarian sejak awal hingga korban ditemukan.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Pondok Panjang mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak yang telah membantu proses pencarian. Semoga segala upaya yang dilakukan menjadi amal kebaikan,” ujar Kepala Desa.
Selain itu, pihak desa juga menyampaikan permohonan maaf kepada para petani yang terdampak selama proses pencarian, terutama terkait penutupan sementara aliran irigasi.
“Kami juga memohon maaf kepada para petani karena selama proses pencarian, aliran irigasi sempat ditutup. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Kepala Desa turut mendoakan agar korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Semoga almarhum ananda Fazian Nugraha wafat dalam keadaan husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap anak, terutama di lokasi yang berisiko seperti area perairan atau saluran irigasi, terlebih saat berada di tengah keramaian.
Andika Dwi Pradipta

















