Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Harimau Sumatera Jantan Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan

Daerah , Batuahnews.id– Warga Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, digegerkan dengan penemuan seekor Harimau Sumatera jantan yang ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di aliran anak sungai di SP 4, Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang tengah beraktivitas di kebun.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat setempat, mengingat harimau merupakan satwa dilindungi dan keberadaannya di luar habitat alami menimbulkan kekhawatiran.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa bersama aparat kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan.

Polres Mukomuko juga telah berkoordinasi dengan pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) untuk penanganan lebih lanjut.

Tim dari TNKS, termasuk dokter hewan, dijadwalkan turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap bangkai harimau tersebut.

Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, mengatakan bahwa pihaknya telah bergerak dan menjalin koordinasi intensif dengan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Saat ini, semua pihak tengah menunggu kedatangan tim medis dan dokter hewan untuk melakukan nekropsi (bedah bangkai).

“Kami sudah menerima laporan dari masyarakat dan anggota telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan. Saat ini kami juga telah berkoordinasi dengan pihak TNKS dan menunggu tim, termasuk dokter hewan, untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Spekulasi memang sempat beredar, namun pihak kepolisian menegaskan pentingnya menunggu data ilmiah.

Pemeriksaan mendalam sangat diperlukan guna memetakan apakah sang raja hutan ini mati karena faktor usia, serangan penyakit, atau ada indikasi keterlibatan manusia seperti pemasangan jerat di luar kawasan hutan.

“Kami sangat mengharapkan kerja sama warga untuk tetap menjaga jarak. Jangan melakukan tindakan yang bisa mengganggu proses penanganan petugas di lapangan. Informasi lebih detail akan segera kami buka ke publik begitu hasil pemeriksaan tim ahli sudah keluar,” tegas Kapolres.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi kelestarian habitat harimau di wilayah Mukomuko. Kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan prosedur investigasi sesuai aturan yang berlaku guna memastikan penyebab pasti di balik hilangnya nyawa salah satu ikon satwa Indonesia tersebut.

“Segera, setelah seluruh proses cek medis selesai, informasi lanjutan yang lebih terperinci akan kami sampaikan,” tutupnya.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *