Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Ekonomi Sulit, Harga Beras di Mukomuko Meroket

Daerah, Batuahnews.id – Selama lebih dari dua pekan terakhir, harga beras di Kabupaten Mukomuko terus mengalami kenaikan tajam. Kondisi ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat yang sudah menghadapi tekanan ekonomi.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada beras premium yang dipasok dari luar daerah, tetapi juga menyentuh beras lokal hasil panen petani Mukomuko. Hal ini membuat banyak warga mengeluh karena biaya kebutuhan pokok semakin tinggi.

Wandi, warga Desa Pasar Sebelah, Kecamatan Kota Mukomuko, mengatakan bahwa kenaikan harga terjadi hampir di semua jenis beras.

“Beras pulen kemasan 5 kilogram dulu bisa dibeli Rp65 ribu, sekarang kisarannya Rp85 ribu sampai Rp95 ribu. Bahkan beras lokal yang biasanya Rp10 ribu per kilogram kini sudah Rp14 ribu hingga Rp15 ribu. Jelas berat di kantong,” ungkapnya.

Keluhan serupa datang dari Seno Agustina Malvin, warga Kecamatan Air Manjunto. Ia menilai, situasi ini sangat memberatkan apalagi saat perekonomian belum benar-benar pulih.

“Sudah berlangsung cukup lama dan bikin resah. Kami berharap pemerintah daerah segera turun memantau kondisi di lapangan dan cepat mengambil langkah nyata,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma, membenarkan terjadinya lonjakan harga di pasaran. Sebagai upaya pengendalian, pihaknya tengah menyiapkan program operasi pasar murah.

Menurutnya, sebanyak 30 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum Bulog Divre Bengkulu akan disalurkan ke seluruh kecamatan di Mukomuko. 

Setiap kecamatan akan mendapat jatah 2 ton untuk dijual di pasar-pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

“Kalau tidak ada perubahan, operasi pasar akan dimulai minggu depan. Saat ini kami masih menyelesaikan koordinasi lintas instansi untuk menentukan jadwal dan lokasi secara pasti,” jelas Elxsandi.

Ia menegaskan, operasi pasar ini merupakan langkah konkret untuk membantu warga, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Beras SPHP yang disalurkan dijamin berkualitas dan harganya di bawah pasaran.

“Tujuannya jelas, agar harga beras bisa kembali stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” pungkasnya.

Andika Dwi Pradipta 

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *