Daerah, Batuahnews.id – Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya menekan angka gizi kurang pada anak balita.
Tahun 2025 ini, Dinkes Mukomuko menyalurkan 514 kotak susu formula berukuran 900 gram kepada 128 anak balita yang terindikasi mengalami gizi kurang di seluruh wilayah kabupaten tersebut.
Setiap anak menerima empat kotak susu formula yang dibagikan secara gratis melalui puskesmas di masing-masing kecamatan.
Bantuan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025, yang dialokasikan untuk program perbaikan gizi balita di daerah.
Sub Koordinator Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Mukomuko, Meilan Kurniati, SST., SKM., mengatakan bahwa bantuan ini diberikan kepada anak-anak yang termasuk dalam wilayah lokus stunting.
“Sebanyak 128 anak yang terindikasi gizi kurang akan menerima empat kotak susu formula berukuran 900 gram. Langkah ini merupakan bagian dari strategi percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan status gizi anak di Kabupaten Mukomuko, yang sejalan dengan target nasional,” ujar Meilan.
Meskipun pemberian susu formula dapat membantu menaikkan berat badan anak dalam jangka pendek, Meilan menegaskan bahwa pola makan keluarga dan perhatian terhadap asupan gizi harian tetap menjadi faktor utama dalam menjaga pertumbuhan anak.
Sebelum adanya bantuan susu ini, pemerintah daerah bersama pemerintah desa telah lebih dulu menjalankan berbagai upaya pencegahan stunting melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang bekerja sama dengan puskesmas di setiap wilayah.
Hampir seluruh desa di Kabupaten Mukomuko juga telah memanfaatkan Dana Desa untuk program pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan balita.
Program ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka gizi kurang dan mewujudkan generasi Mukomuko yang lebih sehat dan bebas stunting.
Andika Dwi Pradipta

















