Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Dana Desa Tahap I 2026 Difokuskan Perkuat Posyandu, Cegah Stunting Sejak Dini

Daerah, Batuah-news.id – Pemerintah Desa Kota Praja mulai mengarahkan penggunaan Dana Desa Tahap I Tahun 2026 untuk memperkuat layanan Posyandu sebagai upaya menciptakan generasi sehat dan menekan angka stunting.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional percepatan penurunan stunting, sekaligus peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Melalui hasil Musyawarah Desa (Musdes), anggaran tahap awal ini difokuskan pada peningkatan aktivitas seluruh Posyandu yang tersebar di Desa Kota Praja.

Salah satu prioritas utama adalah penyediaan makanan tambahan bergizi bagi balita dan ibu hamil.

Menu yang diberikan mengutamakan bahan pangan lokal seperti telur, susu, sayuran, serta sumber protein hewani guna memastikan kebutuhan gizi terpenuhi, khususnya pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

Selain itu, pemerintah desa juga melakukan pendataan ulang jumlah balita dan ibu hamil di setiap dusun sebagai dasar intervensi program yang lebih tepat sasaran.

Untuk menunjang layanan, berbagai sarana dan prasarana kesehatan turut diperbarui. Di antaranya pengadaan timbangan digital bayi, alat ukur tinggi badan (stadiometer), pita pengukur lingkar lengan dan kepala, hingga alat pemeriksaan kesehatan sederhana seperti cek gula darah, kolesterol, dan asam urat untuk Posyandu lansia.

Perhatian juga diberikan kepada kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan. Pemerintah desa menyalurkan insentif operasional bulanan serta merencanakan pelatihan guna meningkatkan kapasitas kader, terutama dalam teknik penimbangan dan pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS).

Kepala Desa Kota Praja, Parji, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas utama.

“Dana desa tidak hanya difokuskan untuk pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan. Yang terpenting adalah membangun manusianya. Kita ingin memastikan anak-anak desa tumbuh sehat, cerdas, dan kuat sebagai pondasi masa depan,” ujarnya.

Pemerintah desa berharap, dengan peningkatan fasilitas dan kualitas layanan, partisipasi ibu dan balita untuk datang ke Posyandu dapat terus meningkat setiap bulan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak rutin datang ke Posyandu. Ini adalah investasi bersama untuk masa depan desa,” tutupnya.

Fauzul Ahmad

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *