Daerah, Batuahnews.id – Usai lebaran terpantau harga tandan buah segar (TBS) di Kabupaten Mukomuko malah merosot, sehingga berada di level Rp 2.600.
Kondisi ini berbeda dibanding harga pekan sebelumnya yang berada diantara Rp 2.900 hingga Rp 3.000 per kg.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Bengkulu untuk periode April 2025 ditetapkan sebesar Rp3.142 per kilogram (Kg). Harga ini mengalami kenaikan Rp100 per Kg dibanding periode sebelumnya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, M Rizon S.Hut dikutip dari Bengkulu ekspress bahwa ada beberapa penyebab turunnya harga TBS kelapa sawit setelah libur lebaran. Salah satunya disebabkan menurunnya harga CPO.
“Kemungkinan penyebabnya dipengaruhi
harga crude palm oil (COP) global. Kemudian juga perilaku tengkulak dan petani pasca lebaran. Tengkulak biasanya menjual kelapa sawit sesuai jadwal panen petani dan mengirimkannya ke pabrik,”katanya.
Menurut Rizon, usai lebaran petani cenderung melakukan panen serentak, sehingga menyebabkan peningkatan jumlah kelapa sawit yang dipanen dan dijual.
“Dengan adanya panen TBS kelapa sawit serentak usai libur Lebaran membuat harga TBS kelapa sawit menurun dan belum naik,” ungkap Rizon.
Lanjut Rizon, kemudian juga pabrik kelapa sawit yang mengolah langsung menjadi Crude Palm Oil (CPO) dihadapkan pada kendala kapasitas tangki timbun CPO yang terbatas.
“Pasokan TBS yang diterima pabrik banyak membuat harga turun,” tuturnya.
Berikut Harga TBS di Kabupaten Mukomuko :
– PT. KSM, Rp 2.610 per-Kg
– PT. MMIL, Rp 2.610 per-kg
-PT SSS, Rp 2.630 per-Kg
– PT. SAP, Rp 2.700 per-Kg
– PT. KAS, Rp 2.600 per-kg
– PT. DDP, Rp 2.700 per-kg
– PT. USM, Rp 2.630 per-kg
-PT. BMK, Rp 2.700 per-Kg
– PT. GSS, Rp 2.660 per-Kg
Andika Dwi Pradipta

















