Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Deforestasi Diduga Kuat Jadi Penyebab Teror Harimau Sumatera

Daerah, Batuahnews.id – Kemunculan Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang meneror kawasan pemukiman masyarakat akhir-akhir ini kian meresahkan. Teranyar, kemunculan si ‘kucing besar’ ini terjadi di Desa Gajah Makmur, Kecamatan Malin Deman, Kabupaten Mukomuko. ‘Kucing besar’ itu memangsa satu ekor sapi dan disaksikan langsung oleh warga setempat, Sabtu (1/4).

Akun sosial media Instagram yang concern terhadap kelestarian hutan di Bengkulu, BentangSeblat.id menulis, teror Harimau Sumatera itu bukan tanpa sebab. Mereka menduga, perambahan hutan (deforestasi) secara besar-besaran yang dilakukan oleh aktor lokal hingga kalangan elit, adalah biang penyebabnya. Padahal, kawasan hutan (kawasan Bentang Alam Sebelat) merupakan habitat alami Harimau Sumatera.

“Pada bulan Februari tahun 2023, ditemukan 1 (satu) unit alat berat jenis excavator merk CAT 320 GC yang sedang melakukan pembukaan kawasan hutan untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit didalam kawasan Bentang Alam Sebelat,” tulis akun tersebut.

Tentu, dampak dari perambahan itu menyebabkan kehidupan satwa seperti kehilangan tempat tinggal dan terganggunya rantai makanan. Sehingga satwa liar mencari makan di wilayah permukiman penduduk untuk bertahan hidup.

Akun itu juga menulis, aktivitas perambahan juga memperparah krisis pada iklim. Yang akan berdampak pada sumber kehidupan manusia secara umum dan masyarakat sekitar kawasan Bentang Alam Sebelat secara khusus.

“Jadi, aktor yang melakukan perambahan keberlangsungan hutan ini merupakan musuh kita bersama karena mengancam sumber kehidupan kita semua,” sambung akun itu.

(Ibnu Afdaldi)

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *