Daerah, Batuahnews.id – Terkait pengakuan Pemkab Mukomuko yang menyatakan Visi-Misi Bupati Mukomuko H. Sapuan, S.E., M.M., Ak., CA., CPA sudah terealisasi lebih dari 50 persen, menuai kritikan yang semakin memanas.
Sebelumnya, tokoh masyarakat XIV Koto Rusman Aswardi menuding Pemkab Mukomuko lamban dalam menyelesaikan program kerja yang dulu disampaikan saat kampanye. Ia menyebut masih sangat minim realisasi Visi-Misi Sapuan-Wasri yang mengangkat slogan ‘perubahan’ itu.
Baca Juga: Masih Minim Realisasi Visi-Misi Bupati Mukomuko, Ini Tanggapan Tokoh Masyarakat
”Belum ada terlihat yang signifikan jalannya Visi dan Misi Bupati Sapuan. Bisa dibilang mungkin baru 30 persen. Dari pengelolaan birokrasi, keuangan daerah, dan penempatan pejabat saya rasa kita lihat sendiri seperti apa saat ini,” ungkap Rusman, Minggu (12/2).
Sementara itu, Pemkab Mukomuko melalui Asisten I Setdakab Drs. Bustari Maler, M.Hum, mengklaim program kerja pemerintah daerah bahkan sudah melebihi 50 persen. Menurutnya, capaian kinerja Pemkab sejauh ini cukup memuaskan.
Capaian itu terlihat dari program seragam sekolah gratis bagi siswa SD-SMP, program pemberdayaan pegawai adat, pegawai Syara’ dan perangkat desa, serta peningkatan layanan kesehatan, yang menurut Bustari sudah terealisasi.
“Jadi Visi-Misi Pak Bupati menurut penilaian kita sekarang, sudah lebih dari 50 persen, mungkin sudah mencapai 60 persen,” beber Bustari, Senin (13/2).
Baca Juga: Pemkab Mukomuko Klaim Visi-Misi Bupati Sudah Terealisasi
Pernyataan tersebut dinilai blunder bagi Rusman. Posisi Bustari yang saat ini berada dalam pemerintahan dipandang tidak tepat memberikan penilaian atas kinerja pemerintah.
“Itu seperti ‘on4n1’ politik. Masa ngaku-ngaku sudah terealisasi begitu. Yang kerja dia, yang bikin penilaian juga dia. Apa beliau sudah tidak punya orang (simpatisan-red) yang mau berkomentar begitu?” ujar Rusman.
Rusman bahkan mempertanyakan penilaian Bustari tersebut.
“Maksudnya biar apa? Jangan-jangan…” demikian Rusman sembari berkelakar.
(Red)

















