Daerah, Batuahnews.id – Dari 10 point Visi dan Misi Sapuan-Wasri, Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko periode 2019-2024. Baru terlihat kasat mata terealiasi 3 point.
Yaitu, seragam sekolah gratis, promosi daerah melalui olahraga, dan perbaikan jalan usaha tani dibeberapa wilayah di Mukomuko. Tentu capaian realisasi ini masih sangat minim.
Ini 10 Point Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko:

Sementara masalah yang krusial saat ini adalah pelayanan kesehatan, yaitu RSUD Mukomuko. Beban utang obat ditabsirkan hingga milyaran rupiah. Sempat membuat stopnya beberapa pelayanan di RSUD beberapa waktu lalu.
Menumpuknya utang tersebut sejak kepemimpinan Bupati sebelumnya, yaitu Choirul Huda. Tercatat utang obat di RSUD sejak tahun 2016-2021.
Juga menurut dari kaca mata Rusman salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan XIV Koto. Tidak profesionalnya Bupati dalam penempatan posisi pejabat. Terkesan sekali mementingkan unsur kekeluargaan (Nepotisme).
” Belum ada terlihat yang signifikan jalannya Visi dan Misi Bupati Sapuan. Bisa dibilang mungkin baru 30 persen. Dari pengelolaan birokrasi, keuangan daerah, dan penempatan pejabat saya rasa kita lihat sendiri seperti apa saat ini,” ungkap Rusman.
Dilanjutkannya, harapannya sebelum habis masa jabatannya ini, minimal Visi dan Misi bisa terealisasi 50 persen. Seperti yang direncanakan untuk pembangunan pelabuhan di Kecamatan Teramang Jaya.
” Kita bisa lihatlah, secara kasat mata tanpa adanya tedensius apapun, program-program Bupati dan Wakil Bupati masih sangat minim realisasinya. Tentu ini akan jadi pertimbangan masyarakat Mukomuko, di pemilu 2024 mendatang,” tutupnya.
(Red)

















