Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Proyek Jalan di Mukomuko Terhambat Waktu, Hanya 1,5 Km yang Rampung Tahun Ini

Daerah, Batuah-news.id -Pekerjaan pembangunan jalan penghubung antara tiga desa yakni Tanjung Harapan, Manunggal Jaya, hingga Retak Hilir, saat ini baru terealisasi sepanjang 1,5 kilometer dari total 5 kilometer yang diusulkan dalam rencana awal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu pelaksanaan menjadi salah satu faktor utama yang membuat proyek tersebut belum dapat diselesaikan secara menyeluruh.

“Dari total panjang ruas jalan sekitar lima kilometer, yang berhasil dikerjakan baru sepanjang satu setengah kilometer. Kondisi ini bukan karena kendala teknis semata, melainkan juga disebabkan oleh keterbatasan waktu dalam pelaksanaan pekerjaan tahun anggaran berjalan,” ungkap Apriansyah.

Proyek pembangunan jalan ini menelan biaya sekitar Rp4,5 miliar, bersumber dari anggaran daerah tahun 2025, jauh lebih kecil dibandingkan rencana awal yang mencapai Rp16 miliar.

Dengan keterbatasan tersebut, pihaknya berupaya memaksimalkan pekerjaan agar kualitas jalan tetap memenuhi standar infrastruktur kabupaten.

Jalan tersebut merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan tiga wilayah desa di Kecamatan Air Rami dan menjadi jalur penting bagi distribusi hasil pertanian serta mobilitas masyarakat sekitar.

Meski belum rampung sepenuhnya, hasil sementara pembangunan sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Mudah-mudahan tahun depan program ini dapat dilanjutkan, karena ruas jalan ini sangat vital bagi warga di Tanjung Harapan, Manunggal Jaya, hingga Retak Hilir. Kami berharap dukungan anggaran tambahan agar pembangunan bisa diselesaikan sesuai panjang yang direncanakan,” tambah Apriansyah.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur di Kabupaten Mukomuko secara bertahap, dengan fokus pada pemerataan pembangunan jalan di wilayah pedesaan.

“Kami ingin memastikan masyarakat di daerah pelosok juga merasakan dampak nyata pembangunan. Meskipun belum sepenuhnya selesai, ini adalah langkah awal menuju konektivitas yang lebih baik,” tutupnya.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *