Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Sepanjang 2025, Penduduk Mukomuko Bertambah 3.459 Jiwa Dibandingkan Tahun 2024

Daerah, Batuah-news.id – Jumlah penduduk Kabupaten Mukomuko pada tahun 2025 tercatat mencapai 209.061 jiwa, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 205.602 jiwa.

Kenaikan sebanyak 3.459 jiwa tersebut menunjukkan pertumbuhan penduduk di daerah ini masih dalam kategori normal, namun sedikit lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mukomuko, Lucky Asari, menjelaskan bahwa kenaikan ini mencerminkan adanya dinamika kependudukan yang sehat dan terkendali.

“Jika dihitung secara persentase, pertumbuhan penduduk Mukomuko pada tahun 2025 berada di angka 1,6 persen, sedangkan rata-rata nasional hanya sekitar 1 persen,” ujarnya.

Menurut Lucky, pertumbuhan di atas rata-rata nasional ini masih dalam batas wajar dan tidak menimbulkan kekhawatiran.

Namun, ia juga mengungkapkan adanya kemungkinan data yang belum sepenuhnya terlaporkan, baik dari sisi kelahiran maupun kematian. Menurutnya, hal itu wajar terjadi karena kecepatan pelaporan setiap peristiwa berbeda.

“Mungkin masih ada warga kita yang meninggal dunia namun belum dilaporkan, dan ada juga yang lahir tapi belum terdata. Hanya saja, biasanya pelaporan kelahiran jauh lebih cepat dibandingkan kematian,” kata Lucky.

Ia menjelaskan bahwa proses pelaporan kematian sering kali mengalami keterlambatan karena berbagai faktor sosial dan administratif.

Padahal, sesuai aturan, pelaporan seharusnya dilakukan maksimal 60 hari setelah seseorang meninggal dunia.

“Biasanya orang meninggal agak terlambat dilaporkan karena keluarga masih berduka atau sibuk mengurus hal lain. Berbeda dengan kelahiran, yang cenderung cepat dilaporkan karena adanya kebutuhan administrasi seperti pembuatan BPJS atau dokumen rumah sakit. Begitu bayi lahir, datanya langsung masuk ke sistem kependudukan,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Lucky Asari menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan jumlah penduduk secara berkala.

“Pertumbuhan penduduk yang berada pada level 1,6 persen ini masih aman dan sesuai dengan karakteristik daerah. Ke depan, kami akan memastikan agar pertumbuhan tetap seimbang antara aspek demografi dan kapasitas wilayah,” tutupnya.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *