Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow

DLH Kepahiang Kekurangan Ratusan Tenaga Kebersihan, Baru 22 Orang Direkrut

Kepahiang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepahiang terus berupaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Namun, upaya tersebut masih terkendala kekurangan tenaga kebersihan dalam jumlah besar.

Saat ini, DLH Kepahiang membutuhkan lebih dari 180 tenaga kebersihan yang terdiri dari sopir, petugas bongkar muat, hingga tenaga penyapu jalan.

Kebutuhan ini dinilai penting agar pelayanan kebersihan di wilayah tersebut dapat berjalan optimal.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Kepahiang, Tris Wahyudi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya baru berhasil merekrut 22 orang tenaga outsourcing sejak dibukanya pendaftaran.

“Jumlah tersebut tentu masih jauh dari kebutuhan ideal. Namun kami juga menghadapi kendala dalam proses rekrutmen, terutama karena kondisi keuangan daerah yang sedang defisit serta adanya kebijakan efisiensi anggaran,” jelasnya.

Namun, dari jumlah tersebut kebutuhan tenaga kebersihan dikatakan Tris Wahyudi masih kekurangan, sehingga pihaknya melakukan rekrutmen dengan skema outsourcing.

Tahun anggaran 2026 dengan anggaran yang tersebut, Dinas LH sudah merekrut sebanyak 22 tenaga kebersihan sopir dan bongkar muat yang diambil alih oleh pihak ketiga outsourcing, yakni PT. SGP.

Untuk mengatasi kekurangan tersebut, DLH Kepahiang mengalihkan sistem tenaga harian lepas atau honorer ke skema outsourcing.

Langkah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga kebersihan secara bertahap.

“Hanya saja, PT ini tidak dapat merekrut petugas kebersihan khusus tukang sapu. Sehingga untuk petugas tukang sapu kita akan mencari PT lain yang menyiapkan jasa khusus petugas kebersihan tukang sapu,” tegas Tris Wahyudi.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, DLH Kepahiang tetap berkomitmen untuk menambah tenaga kebersihan, khususnya petugas penyapu jalan.

Hal ini dilakukan demi menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman bagi masyarakat.

Sebagai informasi, pada tahun-tahun sebelumnya kebutuhan tenaga kebersihan di Kabupaten Kepahiang mencapai lebih dari 180 orang dengan anggaran di atas Rp1 miliar.

Sementara itu, pada tahun 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Kepahiang juga telah merekrut 63 tenaga kebersihan dengan status PPPK paruh waktu, terdiri dari 13 orang sopir dan petugas bongkar muat serta 50 orang tenaga penyapu.

Tim Liputan Batuah-news.id

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *