Setelah kemerdekaan Indonesia, semua gedung dan fasilitas yang ditinggalkan oleh Belanda diambil alib oleh masyarakat pribumi.
Pada tahun 1988 sebuah perusahaan masuk ke Lebong Tandai yang bernama PT Lusang Mining. Terlebih pada masa perusahaan ini menguasai Lebong Tandai, desa kecil tersebut berubah bak kota metropolitan, dengan semua gemerlap kemewahan dan fasilitasnya yang sangat modern pada masanya.
Namun malang menimpa perusahaan PT Lusang Mining pada tahun 1994. Dimana perusahaan ini mengalami kebangkrutan sehingga harus meninggalkan Lebong Tandai.
Hingga saat ini, lebong tandai masih beroperasi sebagai penambang masyarakat setempat. Bangunan – bangunan yang masih layak peninggalan PT Lusang Mining menjadi tempat tinggal masyarakat.
Bagi kalian yang ingin mengunjungi Desa Lebong Tandai ini, Batuahnews mempunyai tips yang seru bagi kalian yang tertarik pada satu program pengabdian masyarakat ini, yang dilakukan oleh ‘Ayo Membumi’.
















