Daerah, Batuahnews.id – Pemerintah Kabupaten Mukomuko terus berupaya memperkuat penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.
Salah satu langkah yang dilakukan tahun ini yakni menambah sarana pelayanan di UPT Samsat Mukomuko agar proses administrasi dan pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Mukomuko, Eva Tri Rosanti, SH, mengatakan bahwa Pemkab telah mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan 2025 untuk pengadaan fasilitas pendukung berupa perangkat komputer dan alat pendingin ruangan.
Penambahan ini dinilai penting mengingat beban kerja Samsat terus meningkat seiring tingginya aktivitas pelayanan pajak.
“Tidak hanya mendukung tim yang melakukan penelusuran dan pelayanan di lapangan, kami juga menambah fasilitas yang diperlukan UPT Samsat Mukomuko. Tahun ini dianggarkan pembelian AC dan komputer agar pelayanan semakin nyaman dan kinerja semakin maksimal,” ujarnya.
Eva menjelaskan, koordinasi antara BKD dan UPT Samsat bukan hal baru, karena kedua lembaga telah terikat dalam perjanjian kerja sama (PKS).
Hubungan kerja ini menjadi dasar dalam upaya memastikan tata kelola pelayanan pajak daerah berjalan lebih efektif dan mampu meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Menurutnya, dukungan sarana yang lebih baik akan berdampak langsung pada kecepatan layanan, mulai dari proses pembayaran pajak hingga kegiatan penelusuran kendaraan oleh petugas di lapangan.
“Dengan perangkat yang memadai, pelayanan akan lebih tertib dan akurat. Ini penting karena semakin tinggi kualitas layanan, semakin besar pula potensi peningkatan penerimaan pajak kendaraan,” jelasnya.
Eva turut memaparkan capaian realisasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang hingga November 2025 telah mencapai Rp9,9 miliar, atau 100,2 persen dari target sebesar Rp9,7 miliar.
Tidak hanya PKB, penerimaan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga melesat tinggi. Sampai awal November, realisasi opsen BBNKB telah menyentuh Rp8,5 miliar, atau 128 persen dari target Rp6,6 miliar.
Ia menegaskan, melampauinya target penerimaan tahun ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan mereka.
“Capaian yang berhasil melewati target ini berkat peran masyarakat yang semakin disiplin membayar pajak. Kesadaran ini sangat berarti karena pembayaran pajak kendaraan turut mendukung proses pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Andika Dwi Pradipta

















