Daerah, Batuahnews.id – Sosok Frenky Janas, anggota DPRD Mukomuko yang sempat adu argumen dengan Azwar warga Ipuh berakhir damai, Minggu (31/8) kemarin.
Adu argumen keduanya sempat viral di sosial media dan banyak mendapat berbagai tanggapan dari warganet khususnya di Kabupaten Mukomuko.
Hal ini terjadi bukan tanpa sebab, sebagai manusia tentu kedua belah pihak memiliki emosional saat berseteru. Sehingga puncaknya adu argumen tersebut mengakibatkan saling serang pribadi.
Namun setelah difasilitasi oleh Wakil Ketua I DPRD Mukomuko, Wisnu Hadi, permasalahan antara kedua belah pihakpun berujung damai. Kedua belah pihak juga mengakui kesalahan dan kekhilafan masing-masing.
Dibalik itu sosok Frenky Janas, yang saat ini dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi III di legislatif, dikenal sosok pribadi yang sederhana, supel atau mudah bergaul.
Beliau juga dikenal paling keras menegakkan fungsi pengawasan di lembaga terhormat tersebut. Apa lagi berkaitan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah daerah yang dianggap kurang menguntungkan masyarakat.
Beliau juga dikenal bak Iron Man, responsif terhadap setiap masalah sosial, kesenjangan, maupun terhadap adanya pembangunan yang dianggap bermasalah bagi masyarakat.
Seperti beberapa waktu lalu, beliau bersama rekan-rekannya di Komisi III menanggapi ramainya permasalahan pada pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di RSUD Mukomuko.
Saat itu juga beliau langsung melakukan sidak, meminta OPD terkait untuk lebih ketat dalam pengawasan pembangunan. Dan juga ada catatan-catatan temuan lainnya yang mengharuskan pihak penyedia untuk memperbaiki pembangunan RTH tersebut.
Juga terhadap lingkungan, beliau menjadi satu-satunya anggota DPRD Mukomuko yang getol tajam ke atas. Contoh,terhadap permasalahan limbah perusahaan PT USM di Kecamatan Lubuk Pinang yang sudah sangat meresahkan masyarakat.
Dirinya juga melakukan sidak langsung mengecek aliran sungai dari hulu ke hilir jalur yang diduga tempat kebocoran limbah perusahaan tersebut.
Bahkan beliau cek dengan mengambil air dengan menyentuhnya secara langsung. Memastikan air tersebut tercemat atau tidaknya. Setelah itu beliau juga dengan tegas memberi peringatan kepada pihak perusahaan.
Dan akhirnya pihak perusahaan mengakui adanya kesalahan teknis sehingga terjadi kebocoran limbah tersebut, dan langsung melakukan pengerukan kolam limbahnya.
Menurut Ketua Lembaga Pengawal Kebijakan dan Keadilan (LP. K-P-K) Mukomuko, M Toha. Sosok Frenky harus menjadi tauladan bagi anggota DPRD lainnya khususnya di Mukomuko.
Karena sosok Frenky juga sangat peduli pada dunia pendidikan di Mukomuko. Dimana beberapa waktu lalu, meskipun bukan di Dapil nya, Frenky tetap melakukan kunjungan kepada beberapa sekolah yang sangat butuh perhatian.
” Kita harap kekhilafan beliau waktu itu tidak menghilangkan setiap kekebaikan yang sudah beliau buat untuk daerah ini. Karena sosok beliau saat ini harapan kita yang paling getol mengkritik kebijakan pemerintah maupun kepada perusahaan-perusahaan nakal di daerah ini,” terang M Toha.
Ia meneruskan, harapan kita akan banyak sosok-sosok seperti Frenky Janas ini di lembaga legislatif kedepan. Karena menjadi wakil rakyat seyogyanya memang harus memiliki kepekaan dan ketegasan yang terukur.
Selain itu juga menjadi wakil rakyat wajib responsif atau tangkas melihat setiap permasalahan yang ada di daerah ini. Terutama pada kesenjangan sosial dan kebijakan yang kurang menguntungkan masyarakat dan daerah.
” Kami respect kepada beliau, semoga beliau tetap istiqomah dan jangan patah arang karena kesalahan kecil yang lalu. Kanda Frenky harus lebih semangat dan selalu bela rakyat serta lawan setiap kemungkaran yang ada di Kapuang Sati Ratau Batuah ini,” pungkasnya.
Ringgo Dwi Septio

















