Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Acara Lucky Draw di PT Agromuko Ricuh, Seorang Karyawan Tusuk Rekannya

Daerah, Batuahnews.id – Acara lucky draw yang digelar PT Agromuko Tanah Rekah Estate, Desa Tanah Rekah, Kecamatan Kota Mukomuko, pada Sabtu malam (17/8/2025) mendadak ricuh.

Seorang karyawan berinisial H (34) ditangkap polisi setelah diduga menusuk rekannya sendiri, Asep, di tengah keramaian acara.

Kasus ini kini ditangani oleh Satreskrim Polres Mukomuko. Pelaku dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Informasi yang dihimpun menyebut, peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban Asep menghadiri acara undian hadiah bersama dua rekannya, A dan P.

Ketika mereka sedang duduk, tersangka H datang menghampiri. Tanpa banyak bicara, ia menarik tangan A dan P. Korban yang melihat tindakan tersebut kemudian menegur pelaku.

“Saya lebih dulu mengenal mereka,” kata Asep kepada H.

Teguran itu memicu emosi H. Cekcok mulut terjadi, dilanjutkan dengan aksi saling dorong antara pelaku dan P.

Korban berusaha melerai dengan menarik baju H, tetapi justru pada saat itulah tersangka mengeluarkan sebilah pisau dari pinggang kanannya dan langsung menusuk dada korban satu kali.

Tusukan tersebut membuat Asep langsung jatuh. Rekan-rekannya langsung membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, H sempat berusaha mengejar korban, namun beberapa karyawan PT Agromuko berhasil menahannya. Dalam kekacauan, pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi.

Laporan penusukan langsung diterima Polres Mukomuko. Tim Satreskrim segera bergerak mengejar pelaku. Setelah dilakukan pencarian selama hampir tiga jam, H berhasil ditangkap sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko.

Kasat Reskrim Polres Mukomuko, Iptu Novaldy Dewanda Bagaskara membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti. Motifnya masih didalami, sementara dugaan awal dipicu persoalan sepele,” ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan pisau sepanjang 12,5 cm bergagang kayu cokelat serta kaos hitam yang dikenakan korban saat kejadian.

Hingga Minggu pagi, korban Asep masih menjalani perawatan intensif. Dokter menyebut luka tusuk berada di bagian dada kiri, namun tidak mengenai organ vital. Kondisi korban kini stabil, tetapi masih membutuhkan pengawasan medis.

Pihak keluarga meminta agar proses hukum dijalankan secara adil dan berharap insiden serupa tidak terulang.

“Kami mengimbau agar setiap perselisihan diselesaikan secara baik-baik. Hindari membawa senjata tajam ke tempat umum karena berpotensi menimbulkan korban,” ungkapnya.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *