Daerah, Batuahnews.id – Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Kabupaten Mukomuko kembali mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan pada awal Agustus 2025. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi ribuan petani sawit yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan ini.
Berdasarkan hasil penetapan harga resmi yang dirilis oleh Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, harga sawit di beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) mengalami peningkatan tajam.
PT Daria Dharma Pratama (DDP) mencatatkan harga tertinggi pekan ini, yakni Rp2.940 per kilogram. Sementara itu, harga terendah tercatat di PT Sapta Sentosa Jaya Abadi (SAPTA), yaitu sebesar Rp2.810 per kilogram.
Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Mukomuko, Fitriyani Ilyas, mengungkapkan bahwa meskipun harga menunjukkan arah yang positif, belum ada perusahaan di wilayah tersebut yang menembus angka patokan provinsi.
“Kenaikan harga memang cukup terasa, terutama dari sisi petani. Tapi jika dibandingkan dengan harga yang telah ditetapkan di tingkat provinsi, kita masih belum mencapai target Rp3.000 per kilogram,” jelasnya.
Fitri menambahkan, pihaknya terus memantau harga secara berkala bersama tim penetapan harga provinsi guna memastikan petani mendapatkan harga yang adil dan sesuai standar.
Kenaikan harga ini pun diharapkan bisa mendorong semangat petani untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga kualitas buah sawit.
“Kami harap harga ini bisa naik lagi. Kalau sudah tembus tiga ribu, baru terasa imbang dengan biaya pupuk, panen dan operasional lainya,” pungkasnya.
Berikut rincian harga TBS kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko per Agustus 2025
PT. SAPTA 2.810/Kg(+30)
PT. USM, 2.870/Kg
PT. KSM 2.880/Kg
PT SAP. 2.880/Kg
PT. SSS 2.910/Kg
PT. MMIL 2.900/Kg
PT. KAS 2.860/Kg
PT. MPRA 2.930/Kg
PT. DDP, 2.940/Kg
PT. GSS 2.930/Kg
PT. BMK, 2.930/Kg
Andika Dwi Pradipta

















