Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow

Belum Genap 5 Tahun, 2 Tahun Dihantam Covid, Ini Sederet Capaian Bupati Mukomuko

Daerah, Batuahnews.id– Tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 saat ini sudah mulai. Sesuai jadwal KPU, pemilihan akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.

Khusus di Mukomuko, sepertinya pertarungan politik memperebut kursi orang nomor satu di Kabupaten Mukomuko, diprediksi akan kembali terjadi pertarungan antara Sapuan dan Choirul Huda.

Kedua rival ini sempat head to head pada pilkada 2019 lalu. Dimana pasangan Sapuan-Wasri berhasil unggul dari pasangan Choirul Huda-Rahmadi yang saat itu posisinya incambent.

Saat dikonfirmasi kepada Bupati Mukomuko, Sapuan, terkait rencana pencalonnya pada pilkada tahun ini. Dirinya masih mempertimbangkan, karena saat ini dirinya masih ingin fokus menuntaskan program-program unggulannnya untuk membangun daerah.

” Kita masih pertimbangkan, namun saat ini kita masih fokus dulu terhadap program-program yang saat ini tengah berlangsung. Kami ingin lebih maksimalkan lagi untuk pembangunan daerah kedepan,” ungkap Sapuan.

Dilanjutkannya, terkait pasangan jika pun nanti masyarakat masih menginginkan dirinya untuk melanjutkan pembangunan, besar kemungkinan masih akan berpasangan dengan Wakil Bupati saat ini, yaitu Wasri.

” Jabatan kami kan masih panjang, jadi kembali saya sampaikan, bahwa pasca covid-19 lalu, negara kita banyak terkendala masalah anggaran. Namun alhamdulillah berkat upaya serta usaha serius kita selama ini, kita tetap dapat memaksimalkan untuk membangun,” sambungnya.

Terbukti selama kurang lebih 4 tahun menjabat ini, pemerintahan Sapua-Wasri cukup bikin kagum masyarakat Mukomuko.

Karena saat ini Mukomuko sudah mulai keluar dari krisis listrik, dengan sudah rampungnya project SUTT berkapasitas 150 Kv yang menginduk dari sumatera bagian selatan.

Juga tahun 2023 lalu Mukomuko mendapat anggaran terbesar dari Inpres di provinsi Bengkulu. Dari Rp 400 miliar lebih yang di transfer pusat melalui Pemprov, Mukomuko berhasil mendapat Rp 136 miliar.

Angka ini menjadikan Mukomuko sebagai daerah penerima dana Inpres terbesar se-Provinsi Bengkulu pada tahun 2023 lalu. Dimana anggaran tersebut sudah berhasil membangun 3 ruas jalan vital.

Ini Rincian Alokasi Dana Inpres 2023, Mukomuko:

  1. Rp55 Milyar, Ruas Jalan Simpang PT Maju – Simpang Talang Arah-Gajah Makmur, Kecamatan Malin Deman
  2. Rp23 Milyar, Ruas Jalan Suka Maju-Bukit Makmu, Kecamatan Penarik
  3. Rp58 Milyar, Ruas Jalan Provinsi,
    Jalan Tanah Rekah-SP 4 Setia Budi-Terutung, Kecamatan Teras Terunjam

Sedangkan tahun 2024 ini, melalui Dinas PUPR Mukomuko, Pemkab Mukomuko kembali usulkan 3 item pembangunan infratruktur vital.

Yaitu infrastruktur jalan hotmix, jembatan dan air bersih. Usulan 3 item pembangunan infrastruktur ini, nilainya mencapai Rp 196,1 miliar.

Ini Rincian Usulan Pembangunan Dana Inpres 2024, Dinas PUPR Mukomuko:

  1. Jalan Hotmix, Kecamatan Air Rami, Sepanjang 17 KM, Anggaran Rp 96 miliar
  2. Jalan Hotmix, Kecamatan Pondok Suguh-Teramang Jaya, Sepanjang 8 KM, Anggaran Rp 59 miliar
  3. Jembatan Desa Talang Buai (Jembatan Raka Baja Dengan Lebar 4,5 meter), Anggaran Rp 24 miliar
  4. Jembatan Desa Resno (Jembatan Khusus Kendaraan Roda Dua), Anggaran Rp 10 miliar
  5. Pembangunan Pipa Distribusi Air Bersih, Desa Selagan Jaya-Kota Praja Sp 6 serta Pemasangan Sambungan Rumah (SR), Untuk 1.090 Rumah, Anggaran Rp 7,1 miliar

Disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Apriansyah. Bahwa usulan tersebut sudah disampaikan ke pemerintah pusat sejak tahun 2023 lalu.

Bahkan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu juga sudah memverifikasi seluruh ruas jalan yang diusulkan tersebut.

” Saat ini usulan sudah kita sampaikan. Tinggal lagi menunggu ketetapan pagu anggaran dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan RI,” ungkap Kadis PUPR Mukomuko.

Dilanjutkannya, untuk masalah seluruh dokumen serta administratif, juga dipastikan sudah selesai dan sudah disampaikan kepihak Pemprov, BPJN Bengkulu, dan Kementerian PUPR RI.

” Besar harapan usulan tahun ini dapat terealisasi. Maka tahun lalu kita sudah mempersiapkan seluruh kelengkapan dokumen serta syarat mutlak yang dibutuhkan secara administratif,” pungkas Kadis PUPR Mukomuko, Apriansyah.

Ditambah beberapa waktu lalu Kabupaten Mukomuko kembali menerima penghargaan dari Pemprov yang diserahkan langsung Gubernur, Rohidin Mersyah kepada Bupati, Sapuan, sebagai daerah terbaik dalam perencanaan pembangunan.

Termasuk Dana Bagi Hasil (DBH) daerah penghasil sawit, Mukomuko lagi-lagi mendapat DBH tertinggi se-Provinsi Bengkulu. Yaitu sebesar Rp 18,2 miliar, jika digabung dengan DBH sawit tahun 2024 ini, Mukomuko sudah ada Rp 30 miliar dari DBH sawit untuk dialokasikan untuk pembangunan infratruktur jalan.

” Untuk DBH sawit tahun 2023-2024 kita belanjakan tahun ini, dimana kita poskan anggaran sebesar Rp 30 miliar tersebut dari DBH sawit ke dinas teknis PUPR. Saat ini sudah jalan untuk pembangunan ruas jalan kifatullah menuju lokasi rencana pembangunan lapas,” terang Abdiyanto, Sekda Mukomuko.

Masih dilanjutkan Sekda, satu ruas jalannya lagi itu membangun jalan Desa Pondok Batu menuju Tempat Pembuangan Terakhir (TPA) sampah.

” Kedua jalan ini In Syaa Allah rampung pertengahan tahun ini. Kita harap fasilitas yang dibangun ini dapat dimanfaat serta dijaga bersama,” pungkasnya.

Andika Dwipradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *