Edukasi, Batuahnews.id-Tentu pastinya ada anak yang berkebutuhan khusus dimana memerlukan sekolah yang sesuai sebagai mana agar anak tersebut bisa berkembang dengan optimal.
Meski demikian, masih banyaknya orang tua ceroboh dalam menyekolahkan anak mereka, dimana mengakibatkan anak tersebut tidak tumbuh optimal.
Adapun, anak berkebutuhan khusus sebenarnya bisa berpendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB) atau sekolah inklusif.
Dan juga antara sekolah inklusif dan sekolah SLB ada perbedaannya yaitu:
1.Dimana Sekolah inklusif membaurkan siswa berkebutuhan khusus ke dalam kelas reguler di mana anak kebutuhan khusus akan belajar bersama anak-anak normal.
2.Untuk SLB adalah sekolah khusus yang dirancang untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Dimana anak-anak tersebut dapat belajar dan berkembang dengan baik karena lingkungan sekolah dan kurikulumnya dirancang khusus sesuai kebutuhan anak-anak istimewa.
Untuk itu ini Tips bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anak yang berkebutuhan khusus:
- Yang pertama harus mengenali potensi serta kondisi sebelum memilih sekolah, dimana orang tua harus bisa mengenali terlebih dahulu potensi serta kondisi anak. Dan kalau anak tersebut memiliki kondisi baik makan akan lebih mudah orang tua memilih sekolah.
2.Dan yang kedua yaitu tentukan tujuan setelah orang tua mengetahui potensi serta kondisi anak, dimana orang tua perlu memiliki tujuan terhadap anak dalam menyekolahkan anak.
Dimana tujuan tersebut biasanya terbagi menjadi 3 yaitu, membuat anak mengetahui sesuatu, bisa melakukan sesuatu, hingga memahami sesuatu.
3.Mengajarkan delapan aspek kemandirian dasar sebelum membawa anak ke sekolah, tentu sebaiknya orang tua mengajarkan terlebih dahulu delapan aspek kemandirian pada anaknya, sehingga membuat akan mudah anak dalam proses belajar.
4.Tentu yang keempat ini untuk mencari sekolah yang menyenangkan bagi anak berkebutuhan khusus dengan lingkungan yang nyaman dan tidak hanya mementingkan aspek akademis tetapi juga bisa membuat anak mengeksplorasi kan potensinya. Dimana potensi yang bisa digali yaitu seni, menulis, melukis, musik utama, dan lain-lain.
5.Dan yang terakhir yaitu Carikan sekolah yang kooperatif, dimana orangtua haru memilin sekolah yang ber kooperatif dan mudah bekerja sama dengan masing-masing orangtua, agar mudah mengoptimalkan anak tersebut.
Andika Dwi Pradipta

















