Daerah, Batuahnews.id – Sekretaris Organisasi Masyarakat Rumus Institute Kabupaten Mukomuko, Rusman Aswardi, SP angkat bicara terkait beberapa fasilitas penunjang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko tidak berfungsi.
Seperti unit instalasi Radiologi atau yang dikenal ruang ronsen, tidak beroperasi dikarenakan alat tersebut rusak atau batreinya habis.
Menurut Rusman selama betukarnya pimpinan baru di RSUD Mukomuko tidak ada kemajuan atau perubahan yang signifikan. Bahkan Rusman menilai sedikit mengalami kemunduran.
“Tidak ada kemajuan, lihat itu izin pemanfaatan fasilitas radiasi pengion tidak diperpanjang. Ini akan berdampak buruk bagi RSUD kedepan, dan bisa di tutup unit Instalasi Radiologi,” kata Rusman.
Kenapa bisa ditutup, kata Rusman. Karena izinnya saja belum ada dari Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (Bapeten). Apalagi Radiologi ini kan tidak lepas dari pengaruh radiasi.
“Kita semua tahu, efek dari terkena radiasi seperti apa. Jangan dianggap sepele saja perkara ini,” pungkas mantan Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko 2009 – 2014 ini.
Dilanjutkkannya, Rusman bahwa unit instalasi Radiologi di RSUD memiliki fasilitas yang sangat memadai, seperti RSUD telah memiliki CT Scan. Namun RSUD belum memiliki SDM Dokter Radiologi, sehingga alat tersebut terkesan mubazir.
Rusman juga meminta kepada pemerintah daerah khususnya Bupati untuk serius menaggapi masalah ini.
“Perlu perhatian serius dari pemda untuk berfungsinya alat dan fasilitas di RSUD. Karena keberhasilan suatu pemerintahan itu, termasuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Apalagi visi misi kepala daerah point 10 itu peningkatan pelayanan kesehatan baik sarana maupun tenaga medis,” demikian Rusman.
Ibnu Afdaldi

















