Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Dinsos Mukomuko Perketat Validasi, Rumah Penerima PKH Mulai Dilabelisasi untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Daerah, Batuahnews.id – Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko memperketat verifikasi penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Salah satu langkah yang tengah digencarkan adalah kegiatan labelisasi pada rumah-rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Upaya ini dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah tersalurkan tepat sasaran serta mencegah terjadinya penyimpangan data.

Pendamping PKH di seluruh kecamatan telah diturunkan untuk memasang label pada setiap rumah penerima bantuan. Penandaan ini sekaligus menjadi bentuk transparansi bahwa keluarga tersebut terdaftar dalam program, sehingga memudahkan proses pemantauan secara berkala.

Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin Dinas Sosial Mukomuko, Elly Susbenti, S.Sos, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah menjaga keakuratan basis data penerima PKH.

“Pendamping PKH sekarang sudah melakukan labelisasi di rumah-rumah penerima. Ini cara kami mengantisipasi agar penerima bantuan benar-benar sesuai kriteria. Kalau ada warga yang tidak bersedia rumahnya dipasangi label, berarti mereka dengan sendirinya memilih keluar dari kepesertaan PKH,” tegas Elly.

Ia menjelaskan bahwa labelisasi bukan bertujuan mempermalukan penerima, tetapi menjadi alat identifikasi agar proses verifikasi dan pemutakhiran data bisa berjalan lebih tertib. Dengan adanya label, pendamping dapat menilai kembali kondisi keluarga, apakah masih memenuhi syarat atau sudah layak mengikuti proses graduasi.

Elly juga menuturkan bahwa pemerintah tidak ingin bantuan sosial justru dinikmati oleh keluarga yang secara ekonomi sudah tidak lagi termasuk kategori miskin. Karena itu, keterbukaan data dan kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan.

Elly menegaskan kembali pentingnya kejujuran dan kepatuhan penerima bantuan terhadap aturan program.

“Kami berharap masyarakat bisa memahami tujuan dari kebijakan ini. Labelisasi dilakukan demi ketepatan data dan pemerataan bantuan. Program ini hanya untuk keluarga yang benar-benar membutuhkan, sehingga mari kita jaga bersama agar bantuan tidak salah sasaran,” tutupnya.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *