Daerah, Batuahnews.id – Satu unit rumah warga di Desa Sungai Lintang, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko, dilaporkan ludes terbakar pada Sabtu (6/12/2025) dini hari. Musibah yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB itu menimpa kediaman milik Abu Rahman, seorang petani berusia 72 tahun.
Bangunan berukuran 7×9 meter yang sebagian besar masih berupa konstruksi semi permanen itu tidak mampu bertahan saat api dengan cepat merembet ke seluruh bagian rumah.
Berdasarkan keterangan warga, kobaran api pertama kali diketahui oleh Sarwidi, yang saat itu hendak keluar rumah dan melihat kepulan asap hitam tebal dari arah rumah korban. Menyadari adanya bahaya, ia segera berteriak meminta bantuan warga sekitar. Dalam hitungan menit, masyarakat berbondong-bondong datang melakukan pemadaman dengan alat seadanya sambil menunggu pertolongan tambahan.
Upaya warga itu akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 02.00 WIB. Meski api berhasil dipadamkan, kondisi rumah sudah rata dengan tanah. Sejumlah barang penting milik korban tidak dapat diselamatkan.
Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik. Kondisi bangunan yang 60 persen masih menggunakan material semi permanen membuat api semakin mudah membesar dan sulit dikendalikan.
Akibat musibah ini, Abu Rahman mengalami kerugian besar. Selain kehilangan dokumen berharga, ia juga kehilangan uang tunai Rp15.100.000 yang tersimpan di dalam rumah. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta.
Plh Kapolsek V Koto IPDA Aguscik, S.Ikom, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memastikan tidak ada korban jiwa.
“Alhamdulillah tidak ada warga yang menjadi korban, baik luka maupun meninggal. Situasi di sekitar lokasi juga sudah kami pastikan aman dan kondusif setelah pemadaman selesai,” ujar Agus.
Ia menambahkan bahwa aparat masih mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi untuk memperkuat dugaan awal penyebab kebakaran. Meski begitu, indikasi korsleting listrik menjadi pemicu utama yang paling memungkinkan.
“Kami berharap warga lebih berhati-hati ke depan. Periksa instalasi listrik secara berkala dan pastikan kondisi rumah aman, karena hal-hal kecil bisa memicu musibah besar,” tutupnya.
Andika Dwi Pradipta

















