Daerah, Batuahnews.id – Pasca putus diakibatkan banjir besar tahun 2013 silam, mengakibatkan Desa Lubuk Silandak, Kecamatan Teramang Jaya terisolir selama ini.
Sejak 11 tahun ini warga setempat kesulitan untuk mengeluarkan hasil panen, bahkan ada yang nekat menyeberang sungai tersebut menggunakan mobil truk dan mobil langsir lainnya.
Tak sedikit juga mengakibatkan kecelakaan selama ini diakibatkan sungai yang deras, sehingga membuat mobil hilang keseimbangan hingga terbalik terbawa arus derasnya sungai.
Tahun ini melalui Dinas PUPR Mukomuko, Apriansyah, selaku Kepala Dinas mengklaim sudah mendapatkan surat hibah kerangka jembatan dari Kementerian PUPR RI.
” Untuk hibah kami rasa tidak ada kendala lagi. Jenis rangka jembatan berair ini nanti lantainya papan,” terangnya.
Dilanjutkan Apriansyah, untuk pembangunan tahap awal ini, pihaknya akan mengajukan anggaran sebesar Rp 2 miliar, untuk pondasi.
Dasar usulan anggaran ini nanti berdasarkan surat hibah yang sudah diterima oleh Dinas PUPR dari pihak Kementerian PUPR RI.
” Inilah dasar untuk kita mengusulkan anggaran untuk pembangunan tahap awal, yaitu pondasi jembatan. Kami perkirakan butuh anggaran Rp 2 miliar untuk tahap awal ini,” imbuhnya.
Pihaknya juga berharap dukungan dari tim TAPD serta pihak legislatif untuk mengakomodir anggaran tersebut dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2025 mendatang.
” Kita harap anggaran tersebut bisa diakomodir, mengingat jembatan ini akses vital bagi masyarakat, sebagai akses prekonomian mereka khususnya di Desa Lubuk Silandak tersebut,” tutupnya.
Andika Dwi Pradipta

















