Nasional, Batuahnews.id – Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi, menetapkan Tari Sakora Mukomuko sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia tahun 2024, yang digelar di Hotel Holiday Inn & Suites Jakarta Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat, pada Kamis 22 Agustus 2024.
Kabar ini langsung disampaikan Maestro Sanggar Sakora Awak Mukomuko, Sutan Harbi saat mewakili Provinsi Bengkulu dalam sidang WBTb 2024 yang dikuti 32 provinsi se – Indonesia, di Jakarta.
“Alhamdulillah kabar baik dan membanggakan Kabupaten Mukomuko dikancah nasional. Kebudayaan Tari Sakora Mukomuko sudah ditetapkan dan tercatat sebagai WBTb,” ungkap Sutan Harbi ketika dikonfirmasi.
Masih disampaikan Sutan Harbi, Tari Sakora Mukomuko terpilih sebagai perwakilan Provinsi Bengkulu dan Paparan Rudus dari Bengkulu Tengah yang ditetapkan sebagai WBTb.
“Untuk Mukomuko yang diusulkan oleh taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi cuma Tari Sakora dan Paparan Rudus. Dikarenakan lolos memenuhi persyaratan administrasi dan verifikasi sebagai budaya asli daerah,” lanjutnya.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dikbud Mukomuko, Sri Hawani Analisa, SE menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya untuk kesenian kebudayaan Mukomuko yang telah ditetapkan sebagai WBTb Indonesia 2024.
“Ini membanggakan, selamat dan sukses. Kedepan semoga kita bisa melestarikan warisan budaya yang ada di Mukomuko. Agar kebudayaan kita selalu berkembang dan maestro – maestro budayawan Mukomuko selalu aktif bekarya. Penghargaan akan diserahkan insyallah dibulan November 2024 mendatang,” pungkasnya ketika dikonfirmasi.
Dilanjutkan Sri Hawani Analisa, berharap kedepan dengan dukungan dan penambahan APBD yang mempuni agar kebudayaan dan kesenian di Mukomuko dapat berkembang baik, serta melahirkan talenta – talenta putra dan putri terbaik Mukomuko.
“Kita terkendalanya masalah anggaran yang masih minim. Potensi kesenian dan kebudayaan di Mukomuko sangat banyak, apalagi kearifan lokal kita, apalagi Tari Sakora sudah tercatat sebagai WBTb Indonesia. Artinya ini salah satu kemajuan untuk Mukomuko,”tutup Kabid Kebudayaan.
Baca selanjutnya kolom dibawah

















