Daerah, Batuahnews.id – Ketua DPRD Mukomuko sementara, Karto menyebut bahwa saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Dewan Pengurus Pusat (DDP) Partai Golkar mengenai ketua dewan definitif.
Politisi Partai Golkar ini mengatakan, saat ini Alat Kelengkapan Dewan (AKD) masih belum bisa dibentuk. Dikarenakan jabatan unsur pimpinan saat ini, masih bersifat sementara dan menunggu rekomendasi dari DPP partai.
Diketahui saat ini, seusai dilakukan pelantikan DPRD Mukomuko periode 2024-2029, unsur pimpinan masih bersifat sementara. Hanya ada satu nama yang sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Hanura untuk mengisi jabatan Waka I, yaitu Wisnu Hadi.
Kemudian Ketua dijabat oleh Karto dari Golkar, dan Waka II masih kosong dan belum mendapatkan nama yang diutus dari DPP Gerindra untuk pengisian jabatan tersebut.
“Untuk saat ini, yang sudah definitif itu hanya waka I, yang sudah dapat rekomendasi dari partai Hanura menduduki jabatan waka I yaitu bapak Wisnu Hadi, untuk ketua dan waka II kita masih menunggu dari masing- masing partai, dikarenakan waka II didapati oleh partai Gerindra,” jelas Karto.
Dilanjutkan Karto, bahwa lembaga DPRD Mukomuko saat ini masih fokus melakukan paripurna pembentukan Tata Tertib (Tatib) dan kode etik dewan.
“Untuk sekarang ini yang kami dapat perbuat adalah hanya untuk memimpin rapat di DPRD Mukomuko ini. Kemudian juga memfasilitasi pembentukan fraksi – fraksi gabungan. Lalu untuk penyusunan rencana tata tertib dan kode etik yang hari ini kita mulai bahas,” lanjut Karto.
Karto menyampaikan bahwa dalam waktu dekat rekomendasi dari partai sudah mendapatkan titik terang. Targetnya awal bulan September, AKD sudah dapat dibentuk dan diparipurnakan.
“AKD masih kosong dan belum dibentuk, ya seperti komisi, badan kehormatan (BK), badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) dan badan musyawarah (Bamus),” demikian Karto.
Red

















