Edukasi, Batuahnews.id – Stunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan pada anak, apabila dibandingkan dengan anak – anak seusianya. Stunting sendiri biasa diartikan gagal tumbuh kembang anak akibat gizi krononis.
Pemerintah pusat tahun 2024 ini intruksikan daerah di Indonesia menekankan angka penurunan stunting hingga 14 persen. Berdasarkan angka hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) kasus stunting di Mukomuko pada tahun 2022 sebanyak 22,3 persen dari total sampel 3.000.
Batuahnews.id memberikan tips cegah Stunting sejak dini, yang dapat mudah dilakukan.
Banyak orangtua yang belum mengetahui bagaimana mengenali ciri stunting pada balita. Ciri yang paling musah dikenali diantaranya yaitu anak tidak memiliki tinggi badan yang ideal.
Namun anak yang tergolong pendek tidak selalu dikartegorikan stunting, meskipun anak yang mengalami stunting sudah pasti pendek. Ibu bisa mengamati hal ini dengan mengukur tinggi badan anak dan melihat pada kurva.
Anak yang mengalami stunting memiliki tubuh yang berada kurang dari – 2 standar deviasi. Dugaan ini semakin kiat jika anak masih berusia 2 tahun, sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
Orang tua harus mencukupi pemenuhan protein hewani, dan terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir potensi stunting pada anak, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.Memberikan Air Susu Ibu (ASI) secara Eksklusif kepada Bayi.Memberikan ASI kepada bayi berusia 6 bulan harus dilakukan oleh ibu menyusui. ASI sendiri memiliki banyak manfaat dan sumber makanan bagi bayi.
2.Rutin bawa ke Posyandu
Hal ini dilakukan untuk membantu bayi dan melihat perkembangan anak dengan membawa ke Posyandu terdekat dengan secara berkala.
3.Mengkonsumsi secara rutin Tablet Tambah Darah (TT).Mengkonsumsi secara rutin obat tambah darah sangat baik untuk Ibu dan Bayi.
4.Memberikan MPASI yang bergizi dan kaya protein hewani untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan.
Dengan melakukan berbagai cara mencegah stunting pada anak diatas, diharapkan mampu meminimalisir potensi stunting pada anak – anak di Indonesia.
Tetap terapkan prilaku hidup bersih dan sehat, serta bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit. Agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari para petugas kesehatan.
Ibnu Afdaldi
















