Nasional, Batuahnews.id – Umat Kristiani di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara memperingati Jumat Agung pada Jumat (3/4/2026) dengan penuh kekhidmatan.
Ibadah yang digelar menjadi momen refleksi atas penderitaan dan wafat Yesus Kristus, dengan suasana hening, doa, serta perenungan mendalam.
Di sejumlah gereja, rangkaian ibadah diisi dengan prosesi Jalan Salib yang menggambarkan perjalanan sengsara Yesus menuju penyaliban.
Di Gereja Katedral Jakarta, ratusan jemaat mengikuti ibadah sejak pagi hari dengan tertib, suasana berlangsung khusyuk dan penuh penghayatan.
Dalam khotbahnya, pemimpin gereja mengajak umat menjadikan Jumat Agung sebagai momentum untuk memperdalam makna pengorbanan dan kasih tanpa pamrih di tengah dinamika kehidupan modern yang semakin kompleks.
Tahun ini, pesan yang diangkat menekankan pentingnya nilai keadilan dan kepedulian sosial.
Umat didorong untuk tidak hanya berhenti pada refleksi spiritual, tetapi juga menerapkannya dalam tindakan nyata, terutama dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi dan krisis pangan.
Sementara itu, di Yerusalem, ribuan peziarah dari berbagai negara memadati jalur Via Dolorosa, rute yang diyakini sebagai jalan yang dilalui Yesus menuju Golgota.
Mereka mengikuti prosesi dengan penuh devosi, meskipun pengamanan di kawasan tersebut diperketat.
Pemerintah Indonesia menetapkan Jumat Agung sebagai hari libur nasional. Di sejumlah kota besar seperti Surabaya, Medan, dan Manado, aktivitas masyarakat terlihat melambat sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Kristiani yang menjalankan ibadah.
Aparat kepolisian juga disiagakan di sejumlah titik rumah ibadah guna menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan.
Usai Jumat Agung, rangkaian Pekan Suci akan berlanjut ke Sabtu Suci atau Sabtu Sunyi, sebelum mencapai puncaknya pada perayaan Hari Raya Paskah yang jatuh pada Minggu (5/4/2026), memperingati kebangkitan Yesus Kristus.
Fauzul Ahmad

















