Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow

Ini Putra Daerah Mukomuko yang Menyandang Dokter Pertama di Indonesia

Sejarah, Batuahnews.id –  Mengulik kisah tentang sejarah ‘Kapuang Sati Ratau Batuah’. Ternyata daerah ini banyak sekali mengalami peristiwa sejarah, konon peradabannya melahirkan tokoh – tokoh hebat, baik di tingkat daerah, nasional, maupun Internasional.

Tokoh berpengaruh keturunan Mukomuko, yakni Dokter Abdul Rivai. Melihat dari beberapa sumber, tokoh satu ini lahir di Mukomuko pada 13 Agustus 1871 anak dari Abdul Kharim yang berasal dari Bukit Tinggi dan ibunya Kemala Ria keturunan ke 6 Sultan Gendamsyah Raja Kesultanan Mukomuko 1728 – 1752. 

Abdoel Rivai adalah orang Indonesia Pertama yang meraih gelar dokter di Belanda. Dirinya juga memiliki peran dalam bidang pendidikan, pers, dan kesehatan. 

Dokter Rivai ini juga memiliki peranan penting dalam memajukan bangsa Indonesia umumnya, khususnya di tanah Bengkulu untuk melawan penjajah Belanda dengan akal dan pikiran yang ditempuh dengan pendidikan.

Abdoel Rivai tokoh yang terkenal di kalangan luar negeri seperti di Eropa. Pada tahun 1781 – 1879 dirinya tinggal di Mukomuko. Kemudian pada tahun 1789 ia pindah ke Tanjung Ampalu Bukit Tinggi, karena orang tuanya mengajar di salah satu sekolah kenagarian disana. 

Pada tahun 1886, saat ia menginjak usia 15 tahun, Rivai diterima bersekolah di STOVIA atau sekolah kedokteran Jawa. Sejak kecil, rivai dikenal sebagai anak yang berwatak keras, rajin dan cerdas.

Setelah lulus dari STOVIA pada tahun 1894, dirinya ditugaskan menjadi dokter di Medan, Sumut. Lima tahun berlanjut, sekitar tahun 1899, Rivau melanjutkan pendidikannya ke Belanda sembari bekerja di perusahaan surat kabar di Indonesia.

Rivai adalah orang Hindia Belanda pertama yang menempuh pendidikan dokter di Belanda dan berhasil menyelesaikan pada 1907.

Setelah itu, Rivai melanjutkan studi doktoralnya di Universitas Gent, Belgia dan lulus 23 Juli 1908. Ia juga menyandang gelar doktor orang Indonesia pertama di Eropa.

Kiprahnya di dunia Pers

Dokter Abdoel Rivai merupakan orang Indonesia pertama yang menerbitkan surat kabar berbahasa Melayu di Eropa. Di koran Pewarta Wolanda yang diterbitkan di Ansterdam, Belanda pada tahun 1900. 

Selain itu, dirinya juga tercatat sebagai orang pribumi pertama yang mengirimkan tulisan jurnalistiknya dari luar negeri ke tanah air Indonesia pada waktu itu. 

Pemerintah Indonesia pada tahun 1974 memberikan dan dianugrahi gelar sebagai perintis Pers Indonesia. 

Berkat ketajaman tulisannya, ia dikenal sebagai seorang wartawan dibandingkan dokter kesehatan. 

Dirinya bersama Brousson mendirikan usaha penerbitan Bintang Hindia pada Juli 1902, setelah itu 1907 Rivai memutuskan untuk keluar dari Bintang Hindia, dan kiprahnya di dunia wartawan masih ia geluti.

Abdoel Rivai pernah menulis sebuah buku terjemahan berajuk “Pengadjaran Perihal Melakukan Kewadjiban Orang Beristeri” pada 1892 dan menulis buku “Student Indonesia di Eropa”.

Ia tutup usia pada 16 Oktober 1937 di Bandung, Jawa Barat.

Sumber : Tokoh Presedium Mukomuko

Kompas.com

Ibnu Afdaldi

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *