Daerah, Batuahnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu mewarning potensi bencana Hidrometeorologi di Provinsi Bengkulu. Pasca dilandanya hujan badai cuaca ekstrem di sebagian Provinsi Bengkulu hari ini, Senin (8/5).
Peringatan dini cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG ini, terhitung hari ini sampai Rabu 10 Mei dua hari kedepan. Adapun yang dirilis hari ini yang mengalami dampak hujan badai disertai petir hingga angin kencang hari ini, yaitu seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
“Adanya belokan angin dan perlambatan kecepatan angin di wilayah Bengkulu. Kelembapan udara yang cukup basah dari lapisan bawah hingga atas, area tekanan rendah dan liabilitas udara yang cukup signifikan. Menyebabkan adanya potensi pembentukan awan hujan diwilayah bengkulu,” tulis di situs resmi BMKG Stasiun Metreologi Fatmawati Soerkarno Bengkulu.
Dilansir dari BMKG hidrometeorologi adalah suatu fenomena bencana alam atau proses merusak yang terjadi di atmosfer (Meteorologi), air (Hidrologi), atau lautan (oseanografi) yang dapat menyebabkan hilangnya nyawa, cedera atau dampak kesehatan lainnya.
Kemudian kerusakan harta benda, hilangnya mata pencairan dan layanan, gangguan sosial dan ekonomi, atau kerusakan lingkungan. Contoh bencana Hidrometeorologi yaitu, badai siklon tropis, badai petir, badai es, tornado, curah hujan ekstrem, banjir, embun dan suhu dingin.
Adapun salah satu penyebab terjadinya bencana alam ini yaitu, dampak dari adanya perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Hal ini seperti yang kita ketahui, Indonesia seringkali mengalami perubahan cuaca dan iklim ekstrem yang terjadi secara mendadak. Kondisi itupun kerap berujung pada bencana hidrometeorologis.
Ibnu Afdaldi

















