Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow

Ada Kejanggalan Terkait Tewasnya Mahasiswi di Padang

Nasional, Batuahnews.id – Pada bulan lalu bertepatan pada tanggal 30 November tahun 2033, telah meninggalnya seorang mahasiswi (AM) asal Desa Kampung Tengah, Kecamatan Koto Baru, Kota Sungai penuh di RSUD Mayjen H.A Thalib.

Meski demikian meninggalnya AM ini membuat para keluarga almarhum merasakan ada kejanggalan.

Pasalnya, sepengetahuan keluarga, AM sedang berkuliah di Kota Padang. Hal ini membuat keluarga bingung. Sejak kapan almarhum sampai di Sungai Penuh dalam keadaan pendarahan berat disertai panas tinggi.

”Kami terkejut mendengar kabar AM sedang di RSUD. Setahu kami dia kuliah di Padang,” ujar seorang keluarga AM yang enggan disebut nama.

Dengan begitu, hal ini tentu membuat panik keluarga almarhum, untuk itu pihak keluarga langsung ke RSUD untuk memastikan kebenarannya. Sesampai di RSUD, pihak keluarga melihat AM dalam kondisi kritis.

Beberapa waktu kemudian, pihak RSUD menyatakan AM tidak tertolong lagi. Ditengah kepanikan keluarga, seorang yang menyampaikan kabar AM ke pihak keluarga, sudah tidak terlihat lagi.

Padahal, pihak keluarga ingin menanyakan bagaimana kejadian yang sebenarnya.

”Saat AM dinyatakan meninggal, mereka sudah tidak ada lagi. Padahal saya mau tahu bagaimana AM bisa masuk rumah sakit,” ujarnya.

Bukan itu saja kejanggalannya, anehnya saat pemeriksaan, AM Meninggal dunia akibat pendarahan dan pada saat pendarahan di rumah sakit tidak ditemukan janin dan hanya Plasenta yang ditemukan.

Dengan ditemukan plasenta itu, AM diduga hamil 4 bulan, namun keberadaan janin masih misteri.

Dan juga, Keanehan lain saat pihak keluarga meminta teman AM mengirim barang-barang yang ditinggal AM di kos, karena masih banyak baju AM tertinggal di kos.

Bahkan dompet AM yang berisi beberapa uang rupiah, masih tertinggal di kos. Pihak keluarga juga mengaku bahwa HP dan cincin emas AM belum ditemukan.

Untuk itu, Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Very Prasetyawan mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan agar tau apa penyebab AM ini meninggal.

“Saya dan anggota masih melakukan pemeriksaan, penyelidikan dan saat ini masih dilapangan,” kata AKP Very.

Terkait dengan Aborsi, pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan yang mana akan melakukan pemeriksaan terhadap 6 saksi serta pemeriksaan CCTV .

“Memang penyebab kematian AM ini belum diketahui, kalau memang aborsi siapa pacar AM ini, untuk itu kami masih melakukan pendalaman penyelidikan,”pungkasnya.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *