Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

2019 KPU Sukses Laksanakan Debat di Mukomuko, Pelecehan Jika Alasan Jaringan dan Tempat, M Toha: Itu Uang Daerah dan Hak Warga Mukomuko

Daerah, Batuahnews.id – Rencana KPU Mukomuko menggelar debat kandidat Bupati dan Wakil Bupati di Kota Bengkulu mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Terutama oleh Komcam LP-KPK Mukomuko, dan SMSI Mukomuko. Apa lagi mendengar alasan yang tidak masuk akal, yaitu jaringan dan lokasi tidak memadai.

Padahal Kabupaten Mukomuko sudah cukup kuat akses internet, apa lagi disini ada cabang Telekom.  Juga banyak aula hotel yang cukup memadai.

Bahkan debat kandodat tahun 2019 lalu juga dilaksanakan di Mukomuko sebanyak dua kali. Waktu itu dilaksanakan memggunakan aula kantor Bappeda.

Menurut M Toha, Ketua LP-KPK Mukomuko, diduga ini hanya akalan penyelenggara untuk menghambur-hamburkan uang negara saja.

Harusnya pihak KPU memikirkan feedback terhadap daerah secara ekonomisnya serta simpatisan masing-masing calon. 

Karena uang yang digunakan itu bersumber dari APBD, artinya jika dilaksanakan di Mukomuko pasti akan lebih menguntungkan daerah.

Terutama rumah makan, UMKM, hotel, dan lainnya. Apa lagi hajar pesta ini hak warga Kabupaten Mukomuko yang harus di prioritaskan.

” Pasti para simpatisan calon meskipun tidak bisa masuk dalam ruang debat, setelahnya ingin berkumpul dimasing-masing sekretariatnya,” ungkap M Toha.

Dilanjutkan M Toha, bayangkan jika mereka berkumpul disetiap sekretariat pasca debat ingin memberi dukungan kemasing-masing jagoannya.

Pasti butuh kosumsi makan dan minum, jika dilaksanakan di Kota Bengkulu, maka uang kita dinikmati oleh pelaku usaha disana.

Jadi apa manfaatnya terhadap daerah dan warga Mukomuko? Pihak LP-KPK berharap rencana tersebut dapat dibatalkan.

” Kami harap pelaksanaannya tetap di Mukomuko. Karena Mukomuko bukan daerah tertinggal yang susah jaringan interner untuk menunjang komponen live debat,” imbuhnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua SMSI Mukomuko, Weri Trikusumaria. Jika alasan jaringan dan lokasi, itu sama saja pemghinaan terhadap daerah ini.

” Alasannya konyol, tidak bisa diterima akal sehat. Jangankan kelas debat, setiap HUT Kabupaten saja kita juga live di tv daerah, tidak pernah ada masalah jaringan. Apa lagi tempat, banyak aula yang memadai bisa digunakan,” terang Weri.

Red

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *